www.hebatriau.com www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Jauh Dari Pantauan, Diduga Kepsek SMPN 4 Boronadu 'Super Power' Gunakan Dana BOS
Jumat, 25/11/2022 - 12:42:02 WIB
Sekolah SMPN 4 Boronadu
TERKAIT:
   
 

Hebatriau.com, NIAS SELATAN - Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Boronadu, inisal YH, diduga kuat gandakan jumlah kelas dan siswa untuk tujuan menguntungkan diri sendiri. Kamis (24/11/2022).

Informasi yang diterima redaksi, seorang warga inisial ER (25) menyampaikan bahwa SMP Negeri 4 Boronadu terjadi penyelewengan / manipulasi data Dapodik siswa oleh oknum Kepala Sekolah yang diduga kuat merugikan keuangan negara ratusan juta pertahun melalui dana BOS. Lanjutnya, sejak oknum Kepala Sekolah tersebut menjabat, tidak pernah menggelar rapat RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) terkait Dana BOS.

Berdasarkan penelusuran awak media di laman resmi  Sekolah SMP Negeri 4 Boronadu,  tercatat 169 jumlah siswa dengan rincian 92 orang siswa laki-laki, 76 orang siswa perempuan dan 16 orang guru. Data tersebut berbeda dari data yang diterima redaksi, siswa putra/i SMP Negeri 4 Boronadu yang hanya berjumlah 94 siswa dengan jumlah guru 15 orang dan 1 orang Tata Usaha. Lanjutnya, YH yang menjabat sebagai pimpinan tertinggi di SMP Negeri 4 Boronadu tersebut juga jarang dinas ke sekolah.

"Jumlah rombel ada 4, kelas VII ada 1 kelas, kelas VIII ada 1 kelas dan kelas XI ada 2 Kelas dan guru 15 orang plus 1 orang Tata Usaha," jelas RE via telepon seluler.

Menurut narasumber yang tidak mau ungkap identitasnya, belum pernah ada tim supervisi dari Dinas Pendidikan Nias Selatan yang datang untuk memantau sekolah itu. Akses jalan aspal yang belum ada dan jauh dari pantauan membuat sang oknum merasa "super power" dan bertindak sesuai keinginannya.

"Tidak ada rombel 6 apalagi 7 pak, hanya 4 kelas. Dia (oknum kepsek-red) sangat arogan terhadap guru-guru kalau diprotes sehigga tidak ada yang berani bersuara. Dia ada beking kuat dibelakangnya pak,' jelasnya.

"Masih syukur pak kalau dia ada masuk sekolah 1 atau 2 kali dalam sebulan, hanya akhir-akhir ini saja yang agak sering terlihat masuk dinas ke sekolah."  lanjutnya mengakhiri.

Sampai berita ini tayang, awak media terus melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait termasuk Kadis Pendidikan Nias Selatan.***



 
Berita Lainnya :
  • Satreskrim Polresta Pekanbaru Tangkap 12 Remaja Usai Lakukan Aksi Begal
  • Menhan Ukraina Sebut Rusia Sedang Persiapkan Serangan Besar Baru
  • Jam Pidsus Periksa Dua Orang Terkait Tipikor
  • Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Sadari peran Media Bukan Sekadar Sumber Informasi
  • Polsek Sukajadi Pekanbaru Ungkap Kasus Curanmor
  • Rugikan Negara Hingga Rp 244 Miliar, Tim JPU Kejagung Serah Terima 2 Berkas Tersangka
  • Jam Pidum Perintahkan Kepala Kejaksaan Negeri Untuk Terbitkan SKP2
  • Kinerja Kejaksaan RI Terhadap Penyelesaian Barang Rampasan Negara PT Asuransi Jiwasraya
  • Antisipasi Karhutla 2023, DLHK Provinsi Riau Gelar Rapat Bersama UPT KPH dan PBPH
  • Pameran Pendidikan dan Inovasi Perguruan Tinggi Sumatera Dihadiri Oleh Asisten Pembinaan Kejati Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 TNI - Polri Lakukan Penambahan Prajurit Untuk Satgas PPKM Mikro Di Kabupaten Pati
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    5 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    6 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved