Ditengah Lonjakan Kasus COVID-19, India Berjuang dengan Kampanye Vaksinasi
Jumat, 30/04/2021 - 10:53:13 WIB
HebatRiau.com, India - India mencatat rekor baru pada Kamis (29/4) dalam jumlah kematian dan infeksi COVID-19, dan program pendaftaran vaksinasinya tidak berjalan lancar, sementara jutaan pemilih tetap hadir untuk pemilihan di negara bagian Benggala Barat.
Di bawah beban gelombang kedua yang mengerikan dari penyakit tersebut, upaya India untuk mulai mendaftar 1,4 miliar penduduknya untuk disuntik terhenti pada hari Rabu ketika pemerintah meluncurkan situs untuk semua orang India berusia 18 tahun ke atas agar mendaftar untuk program vaksinasi yang akan dimulai pada hari Sabtu.
Namun, banyak orang membanjiri media sosial dengan keluhan bahwa situs itu rusak atau mereka tidak berhasil mendaftarkan diri.
Masalah dengan situs itu muncul ketika kementerian kesehatan melaporkan rekor 379.257 kasus baru COVID-19 pada Kamis, termasuk 3.645 kematian, sehingga menandai rekor jumlah kematian dalam satu hari. Angka-angka baru itu telah menambah jumlah korban virus corona di India menjadi lebih dari 18,3 juta kasus terkonfirmasi dan 204.832 kematian, menurut Pusat Data Virus Corona Universitas Johns Hopkins.
Gelombang kedua virus corona telah mendorong sistem perawatan kesehatan India ke ambang kehancuran. Rumah sakit-rumah sakit berkapasitas penuh dan kekurangan oksigen yang akut sehingga memperburuk situasi yang sudah parah. Banyak taman dan tempat parkir telah diubah menjadi krematorium darurat yang bekerja siang dan malam untuk membakar mayat.
Para pakar kesehatan masyarakat mengatakan penyebaran virus itu disebabkan oleh varian virus yang lebih gampang menular, ditambah pelonggaran pembatasan untuk berkumpul dalam jumlah besar ketika wabah tampaknya terkendali pada awal tahun ini. [rilis]
sumber voaindonesia.com
| |
Berita Lainnya : |
| Terlapor Dugaan Penganiayaan di Asahan Disebut Eks Polisi, Penanganan Kasus Jadi PerhatianPekanbaru Perkuat Posisi di Peta Pariwisata Nasional, Raih Penghargaan ITMW Destination Awards 2026MBG Saat PJJ di Pekanbaru Jadi Sorotan, S. Hondro Pertanyakan Ketepatan Sasaran hingga Transparansi DistribusiKEMENTERIAN PU: MEMBANGUN INFRASTRUKTUR, MENEGAKKAN INTEGRITASPedagang Sembako di Pekanbaru Diduga Diancam Senjata Api oleh 2 Pria Tak DikenalKetum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Transformasi Polri Harus Berorientasi pada Keadilan, Pelayanan, dan Kepercayaan PublikGRIB Jaya Pekanbaru Apresiasi Kombes Pol M. Hasyim Risahondua, Soal Pengusutan Dugaan Pencurian dan Penyimpangan Dokumen Tanah di SiakPublik Desak Polda Riau Segera Usut dan Tangkap IB, Eks Polisi yang Diduga Terlibat Peredaran Sabu di PekanbaruLaporan Dugaan Pengeroyokan dan Pengrusakan Rumah Naik ke Penyidikan, Ketum PKMNR Desak Polsek Kulim Segera BertindakAPINDO, PBB, dan Bappenas Luncurkan GISD Country Platform untuk Perkuat Investasi Berkelanjutan |
| |
Komentar Anda :