www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Tragis Dipenggal Saat Tidur Kisah Bak Siti Nurbaya
Kamis, 28/05/2020 - 09:35:51 WIB

TEHERAN - Kejadian sangat tragis mewarnai Kota Talesh, Gilan, Iran. Seorang gadis cantik (13), tewas dipenggal kepalanya oleh ayah sendiri, saat tidur.

Menurut media lokal, dikutip Dailymail, pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi demi kehormatan keluarga.

Menurut laporan polisi setempat, korban bernama Romina Ashrafi melarikan diri dari rumah karena ayahnya menentang dia menikahi pria yang telah jatuh cinta padanya. Seperti cerita Siti Nurbaya.

Pria itu bernama Bahamn Khavari, yang pengin dinikahi Ashrafi dan telah berusia 35 tahun, atau terpaut 22 tahun, lansir Iran International TV.

Keluarga pun melapor ke polisi untuk menangkap kesuanya. Dalam lima hari pengejaran kedua pasangan asmara itu tertangkap.

Polisi kemudian menyerahkan Ashrafi kepada ayahnya, meski sang gadis berulang kali mengatakan bahwa dia dalam bahaya jika di rumah.

Setelah ditemukan dan dibawa ke rumah oleh polisi, pada kesemoatan itulah ayah Ashrafi melancarka niatnya untuk membunuh anaknya saat dia tidur menggunakan sabit.

Setelah membunuh putrinya, sang ayah pergi ke kantor polisi dengan senjata masih dipegang dan mengakui apa yang telah dilakukannya.

Ayah korban kemungkinan akan dibebaskan karena dia adalah wali Ashrafi, berdasarkan hukum pidana Iran, qisas.

Qisas adalah istilah dalam hukum Islam yang berarti pembalasan, mirip dengan pepatah "utang nyawa dibayar nyawa".

Dalam kasus pembunuhan, hukum qisas memberikan hak kepada keluarga korban untuk meminta hukuman mati kepada pembunuh.

Namun karena yang membunuh Ashrafi adalah ayahnya sendiri, pelaku kemungkinan akan bebas.

Angka pasti untuk pembunuhan demi kehormatan di Iran tidak diketahui. Pada 2014, Hadi Mostafaei, seorang pejabat senior kepolisian saat itu, mengatakan bahwa pembunuhan demi kehormatan merupakan 20 persen dari kasus pembunuhan di negara tersebut.

Terkait fakta hukum itu dan tragedi pembunuhan Ashrafi, ternyata menyulut keramaian di Iran. Bahkan hingga ke telinga Presiden Hassan Rouhani.

Tak pelak, Rouhani mendesak kabinetnya untuk mempercepat konsep hukum yang lebih keras dalam apa yang disebut pembunuhan demi kehormatan. (Red)

Sumber JPNN.com



 
Berita Lainnya :
  • PT Hutahaean "Keok, Bayar Ganti Rugi Rp 7.4 M, Putusan PN Pasirpengaraian Kabulkan Gugatan Penggugat H. Syafi'i Lubis.
  • Sambutan dari Camat Kuantan Mudik atas nama Bupati Kuantan Singingi dalam rangka Peresmian Anggota BPD se-Kecamatan Kuantan Mudik.
  • Diskominfo Inhil Pastikan Hilangnya InPas di Google Play Store Tak Pengaruhi Layanan Informasi
  • Dua Minggu Tanpa Pasien Covid-19, Bupati Inhil Apresiasi Tim Satgas dan Masyarakat
  • Satgas Covid-19 Inhil Ungkap Alasan Sejumlah Bantuan Belum Disalurkan
  • Wabup Lantik Pj Kades Bolak Raya
  • KI Riau Visitasi ke Diskominfopers Inhil
  • Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Sambut Baik Kunker Anggota DPD RI Komite II Riau
  • HUT Riau Ke-63, Pemkab Inhil Ikuti Rapat Paripurna Istimewa Secara Virtual
  • Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved