APINDO, PBB, dan Bappenas Luncurkan GISD Country Platform untuk Perkuat Investasi Berkelanjutan
Kamis, 08/10/2026 - 17:29:07 WIB
JAKARTA — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Indonesia Country Platform dari Global Investors for Sustainable Development (GISD) Alliance. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, investor, dan lembaga keuangan dalam menghubungkan prioritas pembangunan nasional dengan pembiayaan dan peluang investasi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Peluncuran platform ini merupakan tindak lanjut dari Fourth International Conference on Financing for Development (FFD4) yang berlangsung di Sevilla, Spanyol, pada 2025. Kehadirannya diharapkan dapat mendorong mobilisasi pembiayaan, memperluas keterlibatan sektor swasta, serta mengembangkan proyek-proyek investasi yang konkret dan berdampak bagi pembangunan Indonesia.
Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan dan Investasi Kementerian PPN/Bappenas, Putut Hari Satyaka, menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam mengatasi kesenjangan pembiayaan SDGs.
“Menutup kesenjangan pembiayaan SDGs membutuhkan mobilisasi sumber daya yang jauh lebih besar, termasuk dari sektor swasta. GISD Country Platform menyediakan ruang untuk mempertemukan prioritas pembangunan dengan pembiayaan, investasi, dan kapasitas dari berbagai pemangku kepentingan. Yang penting adalah memastikan kolaborasi ini diterjemahkan menjadi strategi dan inisiatif pembiayaan yang konkret, dapat diperluas, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Putut dalam keterangan yang diterima, Kamis (8/10/2026).
Sementara itu, Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, menyampaikan bahwa kontribusi sektor swasta tidak terbatas pada penyediaan modal, tetapi juga mencakup keahlian, jaringan, solusi, dan peluang investasi yang dapat dikembangkan menjadi proyek siap investasi.
“Sektor swasta membawa lebih dari sekadar modal. Dunia usaha membawa solusi, keahlian, jaringan, dan peluang investasi yang dapat dikembangkan menjadi project pipeline. Country Platform menyediakan ruang untuk menghubungkan berbagai kapasitas tersebut dengan agenda strategis pembangunan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, investor, dan lembaga keuangan untuk mengembangkan proyek secara lebih terstruktur. Di Indonesia, kami memfokuskan upaya ini pada sektor rumput laut melalui Indonesia Seaweed Incorporated,” terang Shinta.
Melalui Indonesia Country Platform, kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menerjemahkan komitmen pembiayaan menjadi investasi nyata, termasuk melalui pengembangan sektor rumput laut. Upaya ini sekaligus mendukung penciptaan nilai tambah ekonomi dan percepatan pencapaian SDGs di Indonesia.***
| |
Berita Lainnya : |
| APINDO, PBB, dan Bappenas Luncurkan GISD Country Platform untuk Perkuat Investasi BerkelanjutanKabut Asap Kembali Pekat, Penerbangan Terganggu: Jangan Biarkan Riau Jadi LanggananPerlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF HariyantoPuluhan Tahun Tinggal, Kini Terancam Kehilangan Rumah: Warga Meranti Pandak Minta Presiden Prabowo Turun TanganHW Live House Kembali Disorot, Wawako Pekanbaru Setuju Ditertibkan; Izin hingga Dugaan Kekurangan Pajak THM Jadi SorotanKapolda Riau Irjen Arman Achdiat Tegas: Polisi Jangan Sakiti Hati Rakyat, Bangun Empati dan Kepercayaan PublikLaporan Sudah 20 Hari, Pelaku Belum Ditangkap: Ada Apa dengan Polsek Kulim?Uang Rp 340 Juta Diserahkan untuk Pengurusan SHGB, Sertifikat Tak Kunjung Diterima, TAPAK Riau Minta Polda Riau BertindakDILANTIK JADI KEPALA KSP, LISTYO SIGIT TERIMA BINTANG MAHAPUTRA ADIPURNALPPH Riau Audiensi ke LAM Riau, Minta Tunjuk Ajar dan Dapat Kehormatan Pemasangan Tanjak |
| |
Komentar Anda :