www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Viral !, Di Siak Ratusan Warga Buat Kerumunan di Masa Covid-19, Mereka Tolak Didirikannya Rumah Ibadah Kristen
Minggu, 18/07/2021 - 17:24:22 WIB

Hebatriau.com- Siak-Riau-Dimasa Pandemi Covid-19, ada saja masyarakat lakukan kerumunan dinilai melanggar Peraturan Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Hal tersebut terbukti dividio yang beredar di Media Sosial (Medsos), terlihat ratusan masyarakat di Wilayah kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tanggal 16 Juli 2021, pukul 13:00-17:00, Ratusan Warga tersebut, mereka berkerumun dengan alasan demo menolak didirikan nya rumah ibadah tempat berdo'a Warga Indonesia yang beragama Kristen Protestan di wilayah tersebut.

Dikutip Media ini di group Forum Prof. Yasona H. Laoli Menkumham Minggu (18/7), yang di Posting oleh warga menuliskan, Masyarakat Mayoritas melakukan demo untuk menghentikan pembangunan tempat ibadah dan tidak menginginkan ada perkumpulan ibadah umat Kristen di desa pebadaran, kecamatan Pusako, kabupaten Siak, provinsi Riau.

"Kita sudah menjelaskan pada mereka, bahwa kita tidak menyebut bangunan tersebut adalah gereja melainkan kita sebut tempat itu adalah tempat ibadah/Pos PI, karena memang persyaratan untuk mendirikan sebuah gereja belum terpenuhi," tulis Warga di Forum Medsos Facebook tersebut.

Sayangnya penyampaian warga Kristen disitu, tidak didengar oleh ratusan warga yang Kordinatornya belum diketahui siapa namanya, Namun mereka tetap bersikukuh beralasan bahwa bangunan tersebut adalah gereja dan mereka mau mengusir pendeta dan sekeluarga dari desa tersebut.

"Perangkat desa dan kecamatan bahkan pengamanan dari polisi sudah turun tangan, namun mereka kelihatan mereka berpihak kepada masyarakat tersebut dan membujuk pendeta tersebut untuk menandatangani surat yang berisi bahwa pembangunan tersebut tidak akan dilanjutkan," tambahnya menulis.

Dari awal sudah kelihatan bahwa masyarakat tersebut dengan memaksa atau tidak mau secara hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Jemaat dan keluarga pendeta yang ada di sana sedang tertekan oleh karena kejadian tersebut sehingga mereka terpaksa untuk menyetujui surat tersebut dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

"Jemaat dan keluarga pendeta memiliki alasan juga bahwa mereka tidak mau ada pertumpahan darah karena ada kemungkinan kedua belah pihak akan saling menyerang.

Kejadian tersebut telah direkam video.
Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 16 Juli 2021, pukul 13:00-17:00.

"Apakah ada arti Pancasila dan bhineka tunggal Ika di bangsa dan negara kita ini?, Kenapa pemerintah lokal setempat tidak bisa secara tegas menegakkan hukum? Malah mereka takut kepada masyarakat," akhirinya.

Berbagai komentar nitizen pun mereka sampaikan, mereka meminta Pemerintah untuk adil kepada Warga Negaranya, sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila.

Terkait Vidio yang viral di Media Sosial, group media ini berupa untuk melakukan kalirifikasi..namun hingga berita ini ditayang belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian dan Pemerintah dan Kantor Kementerian Agama setempat. (Fah/ Redaksi SHI Group)



 
Berita Lainnya :
  • Bupati Pelalawan Ingatkan Seluruh PKS Yang Beroperasi Di Kabupaten Pelalawan Agar Tidak Ada Pemegang DO
  • Ombudsman Tindaklanjut Laporan Warga Ganti Rugi Lahan, Sebut Pemda Rohul, Sudah Proses Sesuai Aturan
  • Meski Terik Matahari, Semangat Goro TNI dan Masyarakat Perbaikan Jembatan Rusak di Perbatasan RI-Malaysia
  • Tunjukkan Indonesia-mu Yang Beragam, Dari Keberagaman, Akan Melahirkan Pemahaman
  • Polda Jateng Akhirnya Menangkap Dua Terduga Provokator Aksi Demo Serentak 24 Juli 2021
  • Surat Edaran Wako Pekanbaru, Mulai 26 Juli Pusat Perbelanjaan Tutup       
  • Penampakan Desain Kantor Bupati Nias Utara Sumut di Medsos, Warga Net Ada  Mengkritik dan Memuji
  • Beredar Tagar #BongkarBiangRusuh, Isi Chat WA Provokator Aksi 24 Juli 2021, Diminta Polisi Tangkap.
  • Wakil Bupati Siak Husni Merza, Menerima Kunjungan Silaturahmi Dari Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MAS)
  • Tindaklanjut Arahan Bupati Rohul Cegah Covid 19, PTPN V Dukung Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 TNI - Polri Lakukan Penambahan Prajurit Untuk Satgas PPKM Mikro Di Kabupaten Pati
    2 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    5 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    6 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved