www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Komisi II DPRD Rohul Rekom Ukur Ulang HGU PT. EDI, PT SJI Coy, Tokoh Ungkap Diduga Ada HPT dan HPK di PT EDI.
Senin, 07/06/2021 - 20:58:21 WIB

hebatriau.com-ROKAN HULU - Komisi II DPRD Rokan Hulu (Rohul), terbitkan rekomendasi untuk dilakukan pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) lahan perkebunan kelapa sawit PT Sumber Jaya Indah (SJI) Nusa Coy dan PT. Eka Dura Indonesia (EDI).

Selain itu, salah satu Tokoh Masyarakat sebut di HGU lama PT EDI tersebut seluas 163 hektar diduga masuk Hutan
Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang selanjutnya disebut adalah kawasan hutan dengan faktor-faktor kelas lereng dan 25 hektar diduga masuk kawasan
Hutan Produksi yang dapat dikonversi yang selanjutnya disebut HPK adalah kawasan hutan yang secara ruang dicadangkan untuk digunakan bagi pembangunan di luar kehutanan.

Hal ini terungkap pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin (7/6/2021) oleh Komisi II DPRD Rohul terkait tuntutan Tokoh Masyarakat, Ninik mamak, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam 20 persen berdasarkan
Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 dan Peraturan lainnya yang berlaku untuk direalisasikan oleh PT EDI dan PT SJI Coy.

Pada Hearing tersebut dihadiri pimpinan DPRD Rohul Nono Patria Pratama, SE, dipimpin Ketua Komisi II DPRD Rohul H. Arif Reza Syah, Lc bersama Wakil Ketua M. Hasby Assodiqi S.Sos, Sekretaris Budi Suroso dan anggota Murkhas, S.Pd, M. Ilham, SP, MM, Emon Casmon, Abdul Muas dan anggota DPRD lainnya Zulfahmi.

Ada Staf Ahli Herdianto, Kadis Peternakan dan Perkebunan Pemkab Rohul C.H. Agung Nugroho didampingi Kasubag Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan (Kabid PSP) Samsul Kamar, mewakili Kabag Adwil Setdakab yakni Kasubag, Ariel Apriadi Lurah Kota Lama Aly Yusuf S.Sos..

Dari Tokoh Masyarakat Ninik Mamak Kota Lama ada H. Martawi gelar Datuk Bandaharo bersama tokoh lainnya, Tengku Darmizon, Martias, Tengku Rusdi juga mantan Anggota DPRD Rokan Hulu, dari PT EDI Adm Sumarno bersama CDO, namun dari manajemen PT SJI Nusa Coy tak datang hanya mengirimkan surat memohon diundur waktu alasan situasi Pandemi Covid-19.

Setelah dibuka oleh Ketua Komisi II DPRD Rohul, diawali pembicara dari Tokoh Masyarakat Ninik mamak Kota Lama Martias menyampaikan tuntutan dilahan mereka masyarakat di PT EDI dan PT SJI Nusa Coy yang 20 persen berdasarkan undang-undang dan peraturan saat ini sebelum perpanjangan HGU kedua perusahaan kelapa sawit tersebut pada tahun 2022 mendatang.

"Tututan ini, bukan untuk memperkaya diri kami masyarakat, namun untuk menyambung hidup, peningkatan kesejahteraan dalam kebersamaan dengan perusahaan, berdasarkan undang-undang dan peraturan dari Pemerintah pada lahan kami tersebut sebelum HGU nya diperpanjang," kata Martias.

Martias dan tokoh masyarakat lainnya juga menyampaikan hal yang sama, juga mengungkapkan awal adanya PT EDI di Kota Lama sejak tahun 1998 saat itu dan meminta kepada Komisi II DPRD Rohul untuk merekomendasikan pengukuran ulang HGU PT. EDI dan PT. SJI Nusa Coy.

Sementara itu, menurut Adm PT EDI Sumarno apa yang disampaikan Tokoh masyarakat dan Ninik Mamak Kota Lama sudah pihak perusahaan mereka laksanakan dari awal kebun sawit tersebut dibangun pada tahun 1998 dulu dan Undang-undang nomor 39 Tahun 2014 dan peraturan lainnya sudah pihak perusahaan pelajari.

Namun hal inj dibantah oleh Tokoh Masyarakat dan Ninik mamak Kota Lama, memang ada lahan KKPA, tapi bukan yang 20 persen sesuai UU dan Peraturan saat ini dari Pemerintah.

Masih Hearing, dalam penyampaian nya anak kemanakan Ninik mamak Kota Lama juga Anggota DPRD Rohul dua periode dari Dapil III Zulfahmi mengungkapkan di HGU lama PT EDI ada 25 hektar diduga masuk kawasan HPK dan 163 hektar diduga masuk kawasan HPT. "Kami meminta pemerintah untuk menindaklanjuti ini dan HGU nya diukur ulang," sebut Zulfahmi Anggota DPRD Rohul dari Fraksi PDIP tersebut. Sayangnya dari PT EDI hingga berakhir RDP tersebut tidak membantah terkait dugaan HPK dan HPT tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Rohul Nono Patria Pratama turut menyoroti terkait renplanting dan Pembuatan Parit Gajah di PT EDI yang tidak menyampaikan kepada Pemerintah dan juga penanaman kelapa sawit di pinggir aliran sungai yang sudah tidak sesuai aturan yang berlaku. Hal ini juga tidak dibantah oleh pihak PT EDI.

Diakhir hearing, Ketua Komisi II DPRD Rohul Arif Reza mengatakan menerbitkan rekomendasi untuk pengukuran ulang HGU lahan PT EDI dan PT SJI Nusa Coy dengan dikawal oleh Komisi II dan Anggota DPRD Dapil III.

"Rekomendasi ini sesuai tututan masyarakat. Intinya kita sangat mendukung kehadiran investor di Kabupaten yang berjulukan negeri seribu suluk ini, namun kita juga ikut mensukseskan, menjalankan apa yang sudah diamatkan undang-undang dan peraturan dari Pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kebaikan kepada perusahaan yang berinvestasi." Pungkasnya.(Fah/SHI Group)



 
Berita Lainnya :
  • Ribuan Mati Ikan di Sungai Batang Kumu, DLH Rohul Surati Gakkum KLH Wilayah Seksi II, Hingga Gubernur Sumut.
  • Diskominfo Fasilitasi CSR Berbasis Web, PUPR Rohul MoU Perusahaan Bangun Infrastruktur Melalui Program TJSP.
  • Masyarakat 3 Desa, Desak Komisi II DPRD Rohul, Hearing Hasil Identifikasi PT Hutahaean Dalu-dalu
  • H.Sukiman-H.Indra Gunawan Akan Dilantik 21 Juni Jadi Bupati dan Wakil Bupati Rohul 2021-2024
  • Pesan Pangdam XVIII/Kasuari Saat Pimpin Acara Pelepasan Penerimaan Pejabat Kodam
  • Resahkan Masyarakat, Kabareskrim Polri Perintahkan Sikat Habis Pinjaman Online Ilegal
  • Gedung Operasional Vaksin Center RS Bhayangkara Polda Riau Diresmikan, Gubernur Riau Harapkan Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat
  • Polres Kuansing Melaksanakan Pelatihan Aplikasi Silacak Kepada Seluruh Bhabinkamtibmas
  • Adelin Lis, Satu Terdakwa Kasus Korupsi Besar di NKRI Buron Kelas Kakap, Sudah Ditangkap, Kini Tidur Dalam Penjara
  • Kok Bisa Ya, 1.917 Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Kampar Tak Miliki BPKB
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 TNI - Polri Lakukan Penambahan Prajurit Untuk Satgas PPKM Mikro Di Kabupaten Pati
    2 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    5 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    6 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved