www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
PDIP Kritik DP Nol Persen Anies Sejak Awal Bermasalah
Selasa, 09/03/2021 - 11:28:25 WIB

HebatRiau.com,Jakarta-Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengkritik program DP nol persen yang saat ini jadi polemik usai Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, selalu pemegang proyek, Yoory Pinontoan menjadi tersangka KPK kasus dugaan pengadaan lahan.

Gembong menilai program yang dicetuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 2018 itu telah bermasalah sejak awal. Meski begitu, Gembong mengaku saat ini menyerahkan semua proses hukum kasus tersebut kepada KPK.

"Dari awal memang DP nol bermasalah. Tapi kan, sekarang dalam proses hukum (Yorry), ya kami serahkan dalam proses hukumnya," kata dia saat dihubungi, Senin (8/3).
DP nol persen adalah program strategis di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memfasilitasi warga Ibu Kota berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak huni, nyaman dan terjangkau.

Pemerintah lewat program ini akan memberikan subsidi berupa uang muka, sehingga warga bisa mendapat hunian dengan langsung mencicil uang bulanan.

Namun, menurut Gembong, program tersebut sulit  direalisasikan di lapangan. Sebab, katanya, program DP 0 persen bukan kebijakan tunggal, namun melibatkan pihak lain salah satunya bank.

"Sekarang persoalan itu nyerempet ke persoalan hukum atas pembelian lahannya, ya kami patuh dan taat proses hukum saja," kata dia.Sementara itu, Humas Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yulianita Rianti menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum memiliki keputusan terkait kelanjutan proyek tersebut.

Meski begitu, ia memastikan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan semua program atau proyek Pemprov DKI Jakarta yang diberikan ke PT Pembangunan Jaya. Termasuk program DP nol persen di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Proyek pembangunan di kawasan Cilangkap merupakan satu dari tiga proyek DP nol persen, selain di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit Jaktim yang saat ini telah dihuni sekitar 400 warga dan di Pondok Rangon yang kini tersandung kasus korupsi pengadaan lahan.

"Kami belum bisa menjelaskan lebuh lanjut terkait program mana yang dihentikan atau program mana yang tetap dijalankan. Namun kami akan tetap menjalankan kegiatan yang diberikan oleh Pemprov yang dipercayakan ke Sarana Wijaya," kata dia.

Anies Baswedan belakangan telah mencopot Yoory dari jabatannya selaku Dirut PD Sarana Jaya usai ditetapkan sebagai tersangka pembelian lahan di Pondok Rangon dan Munjul, Jakarta Timur.

Yoory akan digantikan Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharrys sebagai Pelaksana tugas Dirut.



sumber:Cable News Network




 
Berita Lainnya :
  • Anies Baswedan, Pelonggaran Jangan Dimanfaatkan Untuk Acara Buka Bersama.
  • Mengawali Ramadhan, TNI Dan Polri Melaksanakan Sahur Bareng Dengan Masyarakat Setempat.
  • Tidak Lagi Membahas Demokrat, Moeldoko Tertarik Membahas Pencegahan Korupsi.
  • Ketua KPK, Ada 1.552 Orang Ditangkap Karena Kasus Korupsi.
  • Untuk Masyarakat Riau, Menteri LHK Bawa Program Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi
  • Selama Ramadhan, Gubri: Daerah Melaksanakan PPKM Dianjurkan Tidak Berjamaah di Masjid
  • Rapat Paripurna, Bupati Siak Alfedri sampaikan Laporan Keterangan LKPj Kepala Daerah Tahun 2020
  • Selama Ramadan, Raja Salman Izinkan Tarawih di Masjidil Haram-Masjid Nabawi
  • Budaya Bangun Sahur Kembali Dihidupkan Ratusan Warga Kota Gorontalo
  • Mendag: Harga kebutuhan pokok di Bandung stabil di Hari pertama puasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved