www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Ini Kata Setneg Soal Dugaan Aliran Dana Kasus PT DI
Rabu, 27/01/2021 - 11:29:10 WIB

HebatRiau.com, JAKARTA - KPK memeriksa 2 mantan pejabat Kementerian Sekretariat Negara/Setneg soal dugaan aliran dana kasus PT Dirgantara Indonesia (PT DI) ke Setneg. Pihak Setneg mengatakan, saat ini kasus tersebut sedang berproses di KPK.

Sebaiknya ditanyakan kepada KPK," ujar Sekretaris Kemensetneg Setya Utama lewat pesan singkat, Rabu (27/1/2021).

Pihak Setneg belum mau berbicara banyak soal dugaan aliran dana kasus PT DI ke kementeriannya. Setneg menyerahkan ke KPK untuk penjelasan lebih detail.

Saya kira ini sedang berproses hukum di KPK. Sebaiknya ditanyakan ke KPK saja," ujar Asisten Deputi Humas Setneg, Eddy Cahyono, dalam kesempatan terpisah.

KPK Panggil Eks Sekretaris Kemensetneg Terkait Kasus Korupsi PT DI
Sebelumnya KPK memanggil eks Sekretaris Setneg Taufik Sukasah, eks Kabiro Umum Setneg Indra Iskandar, dan Kabiro Umum Setneg Piping Supriatna. Penyidik KPK menelusuri dugaan aliran dana terkait perkara korupsi di PT DI ke Setneg dari keterangan dua orang mantan pejabat di Setneg.

Kedua saksi tersebut didalami pengetahuannya terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah dana oleh pihak-pihak tertentu di Setneg terkait proyek pengadaan servis pesawat PT Dirgantara Indonesia," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (26/1).

Dalam pusaran perkara ini awalnya KPK menjerat dua orang tersangka, yaitu mantan Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama Bidang Bisnis Pemerintah PT DI Irzal Rinaldi Zailani. Keduanya saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung karena diduga melakukan korupsi dengan modus membuat kontrak fiktif.

KPK: 2 Eks Pejabat Diperiksa soal Aliran Dana ke Setneg Terkait Kasus PT DI
Belakangan pada 22 Oktober 2020 KPK menetapkan 4 tersangka baru dalam kasus ini yaitu:

- Budiman Saleh selaku Direktur Utama PT PAL (Persero);
- Arie Wibowo selaku Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PT DI pada 2007-2014 dan Direktur Produksi PT DI pada 2014-2019;
- Didi Laksamana selaku Direktur Utama PT Abadi Sentosa Perkasa; dan
- Ferry Santosa Subrata selaku Direktur Utama PT Selaras Bangun Usaha.

Dalam kasus ini KPK menduga pada Juni 2008 sampai 2018, dibuat kontrak kemitraan/agen antara PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang ditandatangani oleh Direktur Aircraft Integration dengan Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha. Atas kontrak kerja sama mitra/agen tersebut, KPK menyebut seluruh mitra/agen tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban yang tertera dalam surat perjanjian kerja sama.

KPK menyebut, sepanjang 2011-2018, keenam perusahaan mitra/agen itu mendapat pembayaran dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) sekitar Rp 205,3 miliar dan USD 8,65 juta. Kemudian ada sejumlah pejabat PT DI, termasuk Budi dan Irzal, yang meminta sejumlah uang ke enam mitra/agen tersebut. Total uang yang sudah diterima senilai Rp 96 miliar.

KPK menduga perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 205,3 miliar dan USD 8,65 juta atau setara dengan Rp 125 miliar. Jika ditotal, kerugian negara dalam kasus itu diduga mencapai Rp 330 miliar.(Red)
 
Sumber:detiknews



 
Berita Lainnya :
  • Kapolri Kunjungi LDII, Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama
  • Diduga Edarkan Shabu, Seorang Pemuda dan Seorang IRT Diciduk Polsek Tapung Hulu
  • PDIP Kritik DP Nol Persen Anies Sejak Awal Bermasalah
  • Pelayanan Publik di Kecamatan Kendor, DPRD Jangan Salahkan COVID-19
  • Selain Menjadi Kampus Politeknik implasemen Dabo Ini Juga Akan Di Jadikan Arena Car Free Day
  • Pemuda Nias Geram Terhadap Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawa Umur Warga Nias Di Riau
  • Kejaksaan Negeri Pekanbaru Angkat Bicara polemik Perpakiran, Pendampingan cari Benang Merah, Dishub dan PT.Datama
  • Kualitas Pemajuan Provinsi Maluku dan Strategi Membangun Indonesia Maju
  • DPP Hipakad Tunjuk Joko Riono Plt Ketua Hipakad Riau
  • Kapolresta Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah yang Menyebabkan Balita 3,5 Tahun Meninggal Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved