www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Warga Kota Jambi akan Didenda Rp 50 Ribu Jika Tidak Gunakan Masker di Tempat Umum
Kamis, 04/06/2020 - 11:18:04 WIB

JAMBI - Usai menggelar apel pasukan di Mako Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Wali Kota Jambi langsung memimpin rapat sosialisasi relaksasi aktivitas ekonomi bagi pelaku usaha Kota Jambi, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi, Selasa (2/6).

Rapat tersebut dipandu langsung oleh Asisten II Setda Kota Jambi Raden Erwansyah, dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, Sekda Kota Jambi, Budidaya, Para Kepala OPD, Camat dan Lurah, serta kelompok usaha diberbagai bidang di Kota Jambi.

Dalam paparannya, Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyampaikan standar protokol kesehatan yang harus diikuti dan dipenuhi bagi pelaku usaha yang ingin membuka aktivitas usahanya. Diantaranya adalah melakukan pembersihan menggunakan disinfektan secara berkala di area kerja dan area publik (mendisinfeksi fasilitas umum dengan air yang mengalir /handsantizer yang sering disentuh publik).

Kemudian, menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh pekerja dan konsumen/pelaku usaha, pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan Covid-19 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melakukan pengecekan suhu badan di pintu masuk, serta mewajibkan kepada pengunjung menggunakan masker.

Selanjutnya, memasang media informasi serta petugas khusus untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha, pelanggan/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir/hand sanitizer serta kewajiban menggunakan masker.

Memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area padat seperti ruang ganti, lift, dan area lain sebagai pembatas jarak antar individu; pengaturan meja kerja, tempat duduk dengan jarak minimal 1 meter, menggunakan pembatas/partisi (misalnya flexy glass) di meja atau counter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja (kasir, customer service dan lain-lain); dan/ atau pengaturan jumlah pengunjung atau pelanggan maksimal 50 persen (lima puluh persen) dari luas kapasitas tempat yang tersedia.

Di depan pelaku usaha, Fasha juga menegaskan bahwa Setiap usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) Perwal Nomor 21 Tahun 2020 akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing pelanggaran.

Setiap usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2), yang dilakukan secara berulang atau pelanggaran yang sama dikenakan penambahan sanksi denda sebesar 100 persen dari besaran denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Setiap usaha yang sedang mengajukan permohonan izin relaksasi melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) dan ayat (4) dikenakan sanksi penundaan pemberian izin relaksasi.

Dijelaskannya, dalam regulasi yang akan diterbitkan itu akan ada syarat dan sanksi. Pemerintah Kota Jambi akan mengenakan sanksi tegas baik kepada pengelola (korporasi) maupun personal, jika dalam pelaksanaannya, dikemudian hari pengelola tidak dapat melaksanankan aturan yang telah ditetapkan.

"Seperti misalnya, tidak menyediakan fasilitas Protokol Kesehatan, atau tidak melakukan pembatasan pengunjung, atau membiarkan pengunjung ditempat itu tidak mencuci tangan atau tidak mengenakan masker, maka pihak pengelola langsung akan dikenakan sanksi. Sanksinya denda yang cukup besar. Pengenaan sanksi administratif denda tersebut akan diakumulasikan jika dilakukan berulang, dan jika dilakukan hingga tiga kali, maka sanksi berikutnya akan dikenakan secara paralel, yakni sanksi adminstratif denda dan pembatalan izin relaksasi atau penutupan tempat kegiatan usaha," jelasnya.

Sementara untuk masyarakat yang tidak mengenakan masker berada di tempat umum atau area publik juga akan dikenakan sanksi.

"Jika ada masyarakat yang tidak mengenakan masker, nantinya juga akan dikenakan sanksi, yaitu sanksi sosial dan juga denda, besarannya 50 ribu," ujar Fasha.

Termasuk penerapan jam malam dalam kaitannya dengan aktivitas pedagang makanan atau kuliner malam, Fasha mengatakan itu juga ada relaksasi atau pelonggaran. Seperti sebelumnya diizinkan buka sampai pukul 21.00 WIB, dengan kebijakan relaksasi ini bisa buka sampai dengan pukul 23.00 WIB, namun dengan ketentuan antara pukul 21.00 sd 23.00 WIB, pedagang hanya melayani pembeli bungkusan atau dibawa pulang. (Red)

Sumber JambiMetro.com



 
Berita Lainnya :
  • Tiba di Kalteng Presiden Tinjau Food Estate hingga Posko Penanganan Covid-19
  • Kegiatan Lounching Program Kampung Tangguh Nusantara, Jaga Kampung Desa Suka Maju Kec.Singingi Hilir
  • PN Tipikor Pekanbaru Sidang Dugaan Gratifikasi, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ini Diingatkan Jangan Berbohong
  • Tim Relawan Covid-19 Mahasiswa/i UNRI Lakukan Edukasi Warga di Pasar Desa Lubuk Bendahara
  • Anggota DPRD Sumbar dan Owner SHI Group, Harap Jalintas Sumbar- Riau Dijadikan Jalan Nasional Biaya APBN
  • Kapolres Bengkalis Dalam Lounching Program Kampung Tangguh Nusantara Jaga Kampung
  • Aktivis Anti Narkoba
  • Sinergi Mampu Atasi Karhutla di Riau
  • Hasil Rapid Tes di 12 Kabupaten Oleh Kepala Dinas Kesehatan
  • Fasilitas Rapid Tes Sementara Dihentikan di Bandara SSK II Pekanbaru Sementara Dihentikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved