www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Rokan Hulu
Penyaluran BLT DD Covid-19 Dinilai Langgar Aturan, Kades Sangkir Indah : Ini Demi Kemanusiaan dan Ada Kesepakatan
Jumat, 05/06/2020 - 10:35:05 WIB

ROKAN HULU - Pelaksanaan bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT DD) untuk warga terdampak wabah Corona Virus Desease atau Covid-19, di Desa Sangkir Indah Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dinilai melanggar aturan Pemerintah Pusat. Hal ini pun sudah dilaporkan oleh Mahasiswa setempat ke Polres Rohul Kamis (04/06/2020)

Yang mana untuk Penyaluran BLT DD Covid-19 ini, berdasarkan Peraturan diterbitkan Kementerian Desa (Kemendes) PDTT RI perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Peraturan ini diubah menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020. 

Pada Lapdu Disampaikan Ketua Mahasiswa Pagaran Tapah Icwan saat dikonfirmasi mengatakan, awalnya pihaknya mendapat pengaduan dari warga setempat, adanya dugaan atas pembagian dana BLT DD yang tidak merata. 

Kemudian warga setempat membandingkan dengan pembagian BLT DD dengan Desa tetangganya yang justru mendapatkan BLT DD Senilai Rp. 600.000.00.-

"Terungkapnya dugaan pemotongan itu berawal saat penyaluran BLT DD kepada masyarakat di Desa Sangkir Indah, saat itu sebagian warga ada yang menerima uang sebesar Rp. 300.000- dan Rp. 410.000.00-  yang dibagikan sebelum lebaran aidil fitri 1441 H," Ungkap beberapa Warga yang meminta namanya dirahasiakan

Menurut Icwan sejumlah warga disana mengeluh terkait tentang pembagian dana BLT DD di Desa sangkir indah kecamatan Pagaran Tapah Darussalam. 

"Berdasarkan Keluhan sejumlah warga Desa itu maka kami turun ke lapangan untuk investigasi secara langsung kepada warga yang menerima bantuan tidak sesuai tersebut, ternyata benar adanya kami menemukan pemotongan pembagian dana BLT DD tersebut, bahkan beberapa Warga mengaku hanya menerima BLT DD sebanyak Rp. 300.000.00- dan sebagian warga dusun lainnya menerima BLT senilai Rp. 410.000.00,,"beber Icwan.

'Kami Sebagai Organisasi Mahasiswa memiliki agen of control dari pemerintah dan
Kami juga sudah memiliki visi misi sebagai agent of control pemerintah,  sosial kemanusian dan agent of change. Oleh sebab itu kami sebagai mahasiswa menindak lanjuti hal tersebut," tambah Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam (IPPM PALAM) Yang Juga Bendahara Umum HIMAROHU RIAU  Kamis (4/6/2020)

Dia menjelaskan, Bahwa berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia NOMOR 50/PMK.07/2020  Pasal 32A Ayat (5) yang berbunyi  “Besaran BLT Desa Sebagai mana di maksud pada ayat (1) ditetapkan sebesar: 
Rp. 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah ) untuk bulan pertama sampai dengan bulan ketiga per keluarga penerima manfaat; Rp. 300.000,00 ( tiga ratus ribu rupiah ) untuk bulan keempat sampai dengan bulan keenam per keluarga penerima manfaat. 

Ditempat yang sama Kabid Humas Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM PALAM) Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Dominicus mengatakan bahwa Mahasiswa sangat prihatin atas kejadian yang di alami warga Desa Sangkir Indah

"Kami sebagai mahasiswa sangat prihatin atas kejadian ini semoga warga Desa Sangkir Indah kecamatan pagaran tapah Darussalam bisa tabah menerima dan Pemdes Sangkir Indah bisa segera menyelesaikan atau mengklarifikasi masalah ini  Kami juga berharap agar pihak berwajib cepat merespon masalah ini sesuai dengan undang - undang yang berlaku". Tegasnya'

Sementara itu saat dikonfirmasi melalui selulernya Kepala Desa Sangkir Indah Arsanik SH membenarkan penyaluran  BLT DD Covid-19 itu tidak sesuai dari aturan Pemerintah Pusat, namun pihaknya melaksanakan itu demi kemanusiaan dan ada kesempatan bersama warga di masing-masing RT penerima. 

"Ya, memang tidak sesuai Aturan Pemerintah Pusat penyaluran BLT DD didesa itu. Namun Penyaluran sesuai dari kesepakatan warga demi kemanusiaan pada wabah Corona Virus Desease atau Covid-19 ini, dan dalam kesempatan itu, warga yang menerima bisa mengembalikan kalau ada warga desanya yang keberatan, namun hingga kini belum ada yang sampai kepadanya menyampaikan protes," kata Kades Sangkir Indah. 

"Masyarakat desa kami saling berbagi dan kami pemerintahan Desa memfasilitasi harapan dan keinginan mereka dengan membuat kesepakatan karena saling ber empati satu dengan yang lainnya merasa senasib sepenanggungan," Jelasnya lagi

Saat awak media tanya, cara penyalurannya itu bagaimana sebenarnya? jawab Kades Arsanik,  memberikan contoh, ada salah satu RT yang miliki KK 60, namun yang ada nama penerima 50 KK, sehingga ada 10 KK lagi tidak dapat, sehingga warga yang 50 KK menyepakati dari BLT DD mereka dibagikan kepada warga yang 10 KK itu.

"Abang boleh cek dilapangan tidak ada masyarakat yang keberatan bahkan saat ini kami pemerintahan desa berupaya yang terbaik atas kebijakan pemerintah yang kami terapkan di Desa kami, meskipun demikian tetap akan kami evaluasi, dan segala konsekuensi yang melanggar regulasi Insha Allah akan saya pertanggung jawabkan selaku kepala desa,' Tuturnya.

"Mungkin satu satunya Desa di Rokan Hulu yang seluruh masyarakatnya mendapatkan perhatian akibat dampak virus corona ini di Desa kami, hal ini bisa kami terapkan karena Desa kami kecil dan masyarakatnya saling mengerti serta memahami situasi dan kondisi yang sama sama dialami, dan penerima bantuan juga tidak ganda, tetap satu bantuan per KK," jelas Kades Sangkir Indah lagi. (Fah/Tim)



 
Berita Lainnya :
  • Tiba di Kalteng Presiden Tinjau Food Estate hingga Posko Penanganan Covid-19
  • Kegiatan Lounching Program Kampung Tangguh Nusantara, Jaga Kampung Desa Suka Maju Kec.Singingi Hilir
  • PN Tipikor Pekanbaru Sidang Dugaan Gratifikasi, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ini Diingatkan Jangan Berbohong
  • Tim Relawan Covid-19 Mahasiswa/i UNRI Lakukan Edukasi Warga di Pasar Desa Lubuk Bendahara
  • Anggota DPRD Sumbar dan Owner SHI Group, Harap Jalintas Sumbar- Riau Dijadikan Jalan Nasional Biaya APBN
  • Kapolres Bengkalis Dalam Lounching Program Kampung Tangguh Nusantara Jaga Kampung
  • Aktivis Anti Narkoba
  • Sinergi Mampu Atasi Karhutla di Riau
  • Hasil Rapid Tes di 12 Kabupaten Oleh Kepala Dinas Kesehatan
  • Fasilitas Rapid Tes Sementara Dihentikan di Bandara SSK II Pekanbaru Sementara Dihentikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved