Pemkab Siak Gelar Ghatib Beghanyut, Tradisi Sejak Zaman Kerajaan Siak
Kamis, 20/05/2021 - 22:52:23 WIB
SIAK, HebatRiau.com -- Pemerintah Kabupaten Siak menggelar Ghatib Beghanyut dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir dan do'a di atas permukaan air Sungai Siak menggunakan perahu.
"Mari sama-sama kita berdoa kepada Allah SWT, agar Kabupaten Siak dijauhkan dari segala marabahaya, musibah virus Covid-19 segera Allah angkat dari negara kita khususnya di Kabupaten Siak," ujar Alfedri, di Pelabuhan LLASDP Siak, Kamis (20/5/2021) malam.
Ia menjelaskan, Ghatib Beghanyut merupakan tradisi ritual tolak bala agar seseorang maupun masyarakat terhindar dari musibah, penyakit, kejadian-kejadian buruk.
Dilaksanakan secara turun temurun setiap tahun, tradisi ini sudah ada sejak zaman kerajaan Siak dahulu bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui dzikir-dzikir tasbih, tahlil dan takbir dengan beranyut di Sungai Siak.
"Kegiatan Ghatib Beghanyut masuk dalam iven kalender pariwisata kabupaten Siak. Tradisi religi ini mulai hilang, kini kita angkat kembali," tutupnya.
Masih suasana Idul Fitri di bulan syawal, Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan khilaf yang telah diperbuat dan ucapan selamat hari raya.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, keluarga beserta pribadi, saya memohon maaf atas segala kesalahan selama ini. Semoga dengan berakhirnya bulan suci ramadan, kita menjadi hamba Allah SWT yang lebih baik dari segala sisi, taat beribadah, dan diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu bulan suci Ramadhan tahun depan, amin," ucapnya.
Di kesempatan itu Alfedri juga mengingatkan untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak, protokol kesehatan harus terus diterapkan.
"Tidak henti-hentinya, kami terus mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak," pintanya.
Kegiatan Ghatib Beranyut, diselenggarakan sesuai dengan Protokol kesehatan. Yakni menjaga jarak, memakai masker, dan jumlah peserta dibatasi. Yang dimulai dari pelabuhan LLASDP Siak, beranyut hingga ke feri penyembarangan Belantik.
Kegiatan ini, dibuka oleh Bupati Siak Alfedri, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, Wakil Bupati Siak terpilih Husni Merza, Unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua MUI Siak, LAMR Siak serta tokoh masyarakat.*rls/adv
| |
Berita Lainnya : |
| Terlapor Dugaan Penganiayaan di Asahan Disebut Eks Polisi, Penanganan Kasus Jadi PerhatianPekanbaru Perkuat Posisi di Peta Pariwisata Nasional, Raih Penghargaan ITMW Destination Awards 2026MBG Saat PJJ di Pekanbaru Jadi Sorotan, S. Hondro Pertanyakan Ketepatan Sasaran hingga Transparansi DistribusiKEMENTERIAN PU: MEMBANGUN INFRASTRUKTUR, MENEGAKKAN INTEGRITASPedagang Sembako di Pekanbaru Diduga Diancam Senjata Api oleh 2 Pria Tak DikenalKetum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Transformasi Polri Harus Berorientasi pada Keadilan, Pelayanan, dan Kepercayaan PublikGRIB Jaya Pekanbaru Apresiasi Kombes Pol M. Hasyim Risahondua, Soal Pengusutan Dugaan Pencurian dan Penyimpangan Dokumen Tanah di SiakPublik Desak Polda Riau Segera Usut dan Tangkap IB, Eks Polisi yang Diduga Terlibat Peredaran Sabu di PekanbaruLaporan Dugaan Pengeroyokan dan Pengrusakan Rumah Naik ke Penyidikan, Ketum PKMNR Desak Polsek Kulim Segera BertindakAPINDO, PBB, dan Bappenas Luncurkan GISD Country Platform untuk Perkuat Investasi Berkelanjutan |
| |
Komentar Anda :