www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Ajak Masyarakat Usir Kapolda dari Riau, KBPP Polri Kecam Pernyataan Koordinator Jikalahari
Senin, 12/10/2020 - 12:01:11 WIB

HebatRiau.com, PEKANBARU- Sehubung ada pernyataanya Made Ali, Koordinator Jikalahari mengajak masyarakat elemen masyarakat mengusir Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dari Provinsi Riau. Pernyataan ini mendapat kecaman Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri.

Kecaman itu seperti disampaikan Ketua KBPP Polri Resor Pekanbaru Ridarman, kepada wartawan, hari Senin (12/10/20) di Pekanbaru menyikapi halnya statmen Made Ali dilansir media. Sebab katanya, pernyataan tersebut provokatif dan juga dinilai rasis serta sebarkan permusuhan anak bangsa.

"Pernyataan atau statmen dilontarkanya Made Ali yang Koordinator Jikalahari itu, sangat kami kecam. Karena tendensius, dan serta provokatif mengajak elemen-elemen masyarakat Riau, agar mengusir Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam ini dari Provinsi Riau. Ini sudah tidak benar," ujar Ridarman.

Pria yang biasa disapa Ucok Raenan ini, mengatakan, seyogyanya Made Ali tidak melontarkan hal demikian menyikapi hal kejadian unjuk rasa berbagai komponen masyarakat dan mahasiswa, hari Kamis (8/10/20) lalu. Sebab sambungmya, hal dilakukan penegak hukum kepolisian itu sesuai Protap.

"Langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum dalam menangan unjuk rasa berbagai komponen masyarakat itu pada hari Kamis (8/10/20) lalu. Itu telah sesuai Protap yang berlaku. Jikalau, ada kekerasan terjadi disaat itu tentunya tak terlepas dari tujuan untuk pengamanan," ulas Ridarman.

Ridarman menegaskan, bahwa statmen disampaikanya Made Ali itu, merupakan bahasa kampungan dan juga bermuatan rasis. Dengan tujuan itu mengajak orang banyak supaya membenci instansi Polri. Hal itu sambungnya, jika lakukan protes atau menyampaikan pendapat. Tentu ini ada tata cara.

Apalagi, ujar Ridarman, negara ndonesia  memberi ruang dan dilindungi UU dalam menyampaikan pendapat. "Tetapi, kalau bermuatan rasis dengan minta Kapolda Riau mundur atau diusir. Artinya dengan yang dilakukan Jikalahari diera Made Ali ini sudah keblinger, dalam hal kampanye hitam," ujarnya.

Ridarman menyarankan penegak hukum untuk mengaudit dan mengusut aliranya dana diperoleh Jikalahari. Pasalnya, dari informasi dihimpun KBPP Polri diketahu bahwa organisasi lingkungan dana yang capai ratusan ribu dolar Amerika Serikat atau dari donatur asing. Maka, harusnya segera diaudit.

Kesempatan itu, Ridarman mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada
Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, yang tidak merespon keinginannya Jikalahari mengajak pengusiran Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. "Halnya sikap dari LAM Riau itu patut didukung," ujar Ridarman.

Sebelumnya itu, Made Ali dari Jikalahari menyebarkan beberapa meme dan juga media sosial. Yakni, mendesak pihaknya LAM Riau untuk mengusir Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam. Karena ada tindakanya anarkis terhadap anak-anak masyarakat adat, yaitu mahasiswa yang  unjuk rasa itu.(Af)



 
Berita Lainnya :
  • Kantor Satgas Inti IPK Rohul Diresmikan dan Penyerahan Bantuan Sosial Kepada 30 Lansia dan Anak Yatim Piatu.
  • Terkait Pasar Ramadhan Dan Sholat Tarawih, Ini Kata Walikota Dumai.
  • Gelar Rapat, Ini Pesan Walikota Dumai Terkait Covid-19
  • Wako Dumai Tinjau Langsung Pemadaman Api Kebakaran Hutan Usai Melakukan Video Confrence Dengan Gubri
  • Segera Selesaikan RDRT oleh Pemko Dumai
  • Gubernur Riau.DRS H.Syamsuar MSi. Panen Jagung kelompok Tani Santri Indonesia
  • Pelatihan Jurnalistik riaubangkit.com diharapkan lahirkan wartawan profesional
  • Personil Ops Pemburu Teking Covid-19 Polres Kuansing tetap semangat dalam melaksanakan tugasnya
  • Suasana Pendemi Covid19 Polri selalu Menghimbau Masyarakat Agar Mematuhi 3M
  • Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polresta Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved