www.hebatriau.com www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Hebat! Tari Zapin 'Hipnotis' Turis Malaysia dan Thailand
Senin, 27/01/2020 - 15:18:32 WIB

TERKAIT:
   
 

BENGKALIS -- Sejumlah wisatawan negeri jiran Malaysia, Thailand dan Jakarta mengunjungi Kampung Meskom di Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Sabtu (26/1/2020). Kunjungan wisatawan itu disambut tarian zapin yang merupakan tari khas daerah itu.

Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal menyampaikan, Tari Zapin di Riau dianggap sebagai buah akulturasi budaya Arab dan budaya Melayu di masa silam. Nilai dan filosofi dari ragam gerak Tari Zapin Bengkalis diciptakan berdasarkan unsur sosial masyarakat pendukungnya.

"Tari ini bukan hanya semata-mata sebagai ungkapan ekspresi, tetapi merupakan wajah batiniah dan ekspresi kultural masyarakat yang melahirkan. Lahir dilingkungan masyarakat melayu Riau yang sarat dengan berbagai tata nilai," kata Raja Yoserizal, Senin (27/1/2020).

Ia menjelaskan, bagi wisatawan domestik dan mancanegara, selain bisa mengunjungi destinasi wisata bahari di Kabupaten yang dijuluki negeri kunjungan itu, Tari Zapin di Bengkalis juga bisa menjadi atraksi wisata unik.

"Di Kampung Zapin Meskom, selain disuguhi Tari Zapin wisatawan juga ikut belajar menari dan menggali sejarahnya," ujar pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal.

Sementara itu, wisatawan dari Malaysia Juhfaidzal Azwad menuturkan, di Kampung Zapin Meskom pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang menarik. Menurutnya warga di Kampung itu jelas terlihat secara bersama-sama menaikan martabat warisan budaya daerahnya.

"Kalau di Malaysia juga ada Zapin tapi hanya satu-satu saja. Di Meskom ada Zapin dalam satu kampung dan ini sangat luar biasa. Anak-anak muda disini masih banyak yang berminat mempelajari Tari Zapin sehingga budaya Zapin terus hidup tidak mati ditinggal jaman. Atraksi ini sangat menarik," ucap Juhfaidzal.

Ia menyarankan, alangkah lebih baik lagi bila di Kampung Zapin Meskom disediakan home stay atau pondok wisata bagi wisatawan yang hendak mempelajari Tari Zapin Riau lebih banyak.

"Para pelancong yang datang ke Kampung Zapin Meskom hanya melihat atraksi ini selama 2 hingga 3 jam. Menari bersama sambil mencicipi kuliner lokal. Apabila ada biro perjalanan pariwisata yang menawarkan penginapan pondok wisata, mungkin para pelancong bisa menginap disini untuk mempelajari gerakan Tari Zapin lebih banyak dan menggali kearifan lokal lainya di Kampung ini," pungkasnya.

Zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih tumbuh dan konon, tarian ini diilhami oleh peranakan Arab yang berasal dari Yaman. Diperkirakan pada abad ke 16, tarian ini dibawa oleh pedagang Arab yang kemudian merebak ke negeri-negeri di sekitar Johor, mulai Riau, Singapura, Serawak hingga
Brunei Darussalam.

Tari Zapin jika dirunut dari sejarahnya sebetulnya bermula dari sebuah tarian khusus bagi kalangan istana di kesultanan Yaman, Timur Tengah di masa silam. Nama zapin sendiri berasal dari kata "Zafn" yang dalam bahasa Arab berarti gerak cepat.

Sedangkan Zapin masuk ke Nusantara, sejalan pula dengan berkembangnya Islam sejak abad ke 13 Masehi. Tarian ini berkembang dan dilestarikan di kalangan masyarakat pemeluk Islam. Populernya tari ini tidak lepas dari nilai hiburan dan estetika yang dimiliki setiap gerakannya.

Untuk gerakan tari Zapin Melayu terbagi atas tiga gerakan, gerak pembuka (salam), gerak inti dan gerak penutup (tahto). Elemen Pengiring dalam tarian ini yakni, musik Syair Melayu Gambus dan Marwas.(*)




 
Berita Lainnya :
  • Terlapor Dugaan Penganiayaan di Asahan Disebut Eks Polisi, Penanganan Kasus Jadi Perhatian
  • Pekanbaru Perkuat Posisi di Peta Pariwisata Nasional, Raih Penghargaan ITMW Destination Awards 2026
  • MBG Saat PJJ di Pekanbaru Jadi Sorotan, S. Hondro Pertanyakan Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Distribusi
  • KEMENTERIAN PU: MEMBANGUN INFRASTRUKTUR, MENEGAKKAN INTEGRITAS
  • Pedagang Sembako di Pekanbaru Diduga Diancam Senjata Api oleh 2 Pria Tak Dikenal
  • Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Transformasi Polri Harus Berorientasi pada Keadilan, Pelayanan, dan Kepercayaan Publik
  • GRIB Jaya Pekanbaru Apresiasi Kombes Pol M. Hasyim Risahondua, Soal Pengusutan Dugaan Pencurian dan Penyimpangan Dokumen Tanah di Siak
  • Publik Desak Polda Riau Segera Usut dan Tangkap IB, Eks Polisi yang Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Pekanbaru
  • Laporan Dugaan Pengeroyokan dan Pengrusakan Rumah Naik ke Penyidikan, Ketum PKMNR Desak Polsek Kulim Segera Bertindak
  • APINDO, PBB, dan Bappenas Luncurkan GISD Country Platform untuk Perkuat Investasi Berkelanjutan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Pasca Kejadian yang Menimpa Mahasiswa Papua di Surabaya
    Gejolak Yang Terjadi di Papua, Tak Goyahkan Kedamaian Merauke
    2 Masyarakat Jangan Sembarang Unggah Data KTP-el dan KK di Internet
    3 Pengadilan Tolak Gugatan F. Zega, S. Hondro Tegaskan Sengketa Telah Diuji Melalui Jalur Hukum
    4 Laporan Sempat Dicabut karena Janji Pelunasan, Dugaan Penipuan Proyek Rp 200 Juta yang Libatkan 2 Oknum DPRD Pekanbaru Kembali Mencuat
    5 Gugatan FZ Kembali Bergulir, Pengacara Mirwansyah: Kami Siap Kawal dan Hadapi Sampai Akhir
    6 Apresiasi Polri Berantas Korupsi, Ketum LSM Rajawali Merah Putih Sebut Ketegasan Kakortastipidkor Cerminkan Supremasi Hukum yang Berkeadilan
    7 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    8 Pelaksanaan Pelantikan Pejabat Kepala Desa Bantan Tua Oleh Camat Bantan
    9 Silaturahmi dan Audiensi Penuh Keakraban, GRIB Jaya Kota Pekanbaru Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Riau
    10 HEBAT ! Ini 31 Nama Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau 2024
     
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2025 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved