www.hebatriau.com www.hebatriau.com
Follow:
 
 
APBD Riau di Bawah Tekanan, Belanja ASN Jadi Sorotan
Senin, 26/01/2026 - 14:25:36 WIB
TERKAIT:
   
 

HebatRiau.com - PEKANBARU |  Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD tengah berpacu mengoptimalkan pendapatan daerah menyusul anjloknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang kini hanya berada di angka Rp8,3 triliun.

Kondisi ini jauh di bawah tren normal APBD Riau yang selama bertahun-tahun konsisten berada di atas Rp10 triliun.

Penurunan tajam tersebut memunculkan ancaman serius bagi keberlanjutan pembangunan daerah hingga kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).

Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis menegaskan, jika hingga tahun anggaran 2027 APBD Riau tidak mampu menembus kembali batas Rp10 triliun, maka Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN berpotensi dihapus.

“Kalau APBD kita tidak tercapai di atas Rp10 triliun, maka TPP pegawai terancam hilang. Ini bukan wacana, tapi konsekuensi regulasi,” ujarnya.

Budiman mengungkapkan, belanja pegawai Pemprov Riau pada tahun 2026 telah mencapai Rp3,4 triliun atau lebih dari 40 persen dari total APBD.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), porsi belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen.

“Aturan ini berlaku penuh paling lambat 1 Januari 2027. Tujuannya jelas, untuk mendorong produktivitas daerah dan efisiensi anggaran,” jelasnya.

Dengan struktur APBD saat ini, kata dia, pemerintah daerah berada dalam posisi rawan melanggar ketentuan fiskal nasional jika tidak segera meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.

DPRD Riau telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan, sementara Pemprov Riau juga menyiapkan tim terpadu untuk menggali potensi penerimaan daerah, mulai dari pajak, retribusi, hingga optimalisasi aset.

Budiman menegaskan, upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab eksekutif dan legislatif, tetapi juga seluruh jajaran ASN.

“Tidak ada jalan lain. Semua harus ikut berpikir dan berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Kalau APBD kita bisa mencapai Rp10 hingga Rp11 triliun, maka TPP Insya Allah aman,” pungkasnya.

Jika APBD Riau gagal pulih, konsekuensinya tidak hanya pada TPP ASN. Pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program sosial berpotensi terpangkas akibat keterbatasan fiskal.

Situasi ini menjadi peringatan dini bahwa penguatan basis pendapatan daerah merupakan agenda mendesak demi menjaga stabilitas keuangan daerah dan kesejahteraan aparatur pemerintahan.




 
Berita Lainnya :
  • Wapres RI Gibran Berikan Arahan kepada Ketua DPD PSI Kota Pekanbaru, Efendi Huang
  • Di Bawah Kepemimpinan S. Hondro, GRIB Jaya Pekanbaru Perkuat Aksi Sosial dan Kepedulian untuk Warga
  • Antisipasi Karhutla Sejak Dini, DLHK Riau Gelar Pelatihan dan Simulasi Penanganan bagi Masyarakat di Rokan Hulu
  • Pengadilan Tolak Gugatan F. Zega, S. Hondro Tegaskan Sengketa Telah Diuji Melalui Jalur Hukum
  • Perang Melawan Korupsi Jadi Kunci Sukses Agenda Pembangunan Prabowo
  • Apresiasi Polri Berantas Korupsi, Ketum LSM Rajawali Merah Putih Sebut Ketegasan Kakortastipidkor Cerminkan Supremasi Hukum yang Berkeadilan
  • Ketua Harian IKTS Nata Hedy Nyo Apresiasi Sosialisasi PP 20/2026: Interaktif dan Buka Wawasan Pelaku Usaha
  • Soroti Krisis Daya Tampung SPMB di Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Pemprov Riau Segera Tambah Kuota Sekolah Negeri
  • PT Sopiak Satria Saga Hadirkan Transformasi Jasa Keamanan Modern Berbasis Teknologi Digital
  • Ketua DPD GRIB Jaya Riau Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Pasca Kejadian yang Menimpa Mahasiswa Papua di Surabaya
    Gejolak Yang Terjadi di Papua, Tak Goyahkan Kedamaian Merauke
    2 Masyarakat Jangan Sembarang Unggah Data KTP-el dan KK di Internet
    3 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    4 Pelaksanaan Pelantikan Pejabat Kepala Desa Bantan Tua Oleh Camat Bantan
    5 HEBAT ! Ini 31 Nama Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau 2024
    6 Hebat…!!! Anggota Komisi A DPRD Nisel, Tantang Tim Terpadu Pemda Nisel Observasi ke Seluruh Desa
    7 Bocah 9 tahun ungkap detik-detik pendeta Melinda Zidemi diperkosa dan dibunuh dalam kondisi telanjang
    8 Silaturahmi dan Audiensi Penuh Keakraban, GRIB Jaya Kota Pekanbaru Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Riau
    9 Kaki dan Kendaraan Korban Longsor Hilimo’awoni Desa Lahemo Kecamatan Gido Kabupaten Nias, Belum Ditemukan
    10 Ini Kriteria Paslon Gubernur Riau yang Layak Menurut Praktisi Hukum Dr. Martin Purba
     
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2025 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved