www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
BC Dumai Lagi-lagi Tangkap Sabu Seberat 27,6 Kg
Rabu, 24/07/2019 - 12:29:02 WIB

DUMAI - Narkoba masih terus membanjiri Provinsi Riau. Kali ini, giliran tim gabungan dari Bea dan Cukai (BC), Kepolisian Resor (Polres), dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Kota Dumai menangkap dua kurir dengan barang bukti 27,650 kilogram (Kg) sabu-sabu dan 20.000 butir pil ekstasi.

"Dua tersangka yang berhasil kita amankan yaitu SL dan MR," ujar Kepala BC Dumai Fuad Fauzi didampingi Kepala Polres Dumai Ajun Komisaris Besar Polisi Restika P Nainggolan dan Komandan Pangkalan TNI AL atau Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto di Kantor BC Dumai, Selasa (23/7/2019).

Fuad menyebutkan, tersangka SL alias Eman (29) dan MR alias Lili (21) merupakan warga Sungai Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, kedua tersangka dibekuk kemarin pagi sekitar pukul 06.00 WIB di perairan Tanjung Jering, Pulau Rupat, Bengkalis.

Fuad mengatakan, SL dan MR ditangkap ketika membawa sabu dan ekstasi dari perairan Malaysia menuju Rupat melalui jalur laut.

Menurutnya, barang bukti yang diamankan satu tas berisi 29 paket narkotika yang terdiri dari 26 paket sabu seberat 27,650 Kg dan tiga paket pil ekstasi warna hijau, biru dan pink sebanyak 20.000 butir. Speedboat pancung tanpa nama bermesin 40 PK yang digunakan untuk membawa barang tersebut juga turut diamankan.

Fuad juga menjelaskan modus operandi jaringan narkoba internasional ini. Ia menyebutkan, pelaku menjemput sabu ke Malaysia menggunakan speedboat.

Pengungkapan kasus ini, lanjut Fuad, berdasarkan informasi masyarakat bahwa akan ada barang yang dibawa dari Malaysia menuju daerah Rupat menggunakan sarana angkut laut. Atas informasi tersebut, Tim Penindakan dan Penyidikan BC Dumai melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan patroli laut dan darat bersama.

Pada Senin (22/7) sekitar pukul 18.00 WIB, tim patroli laut bergerak menuju perairan Rupat untuk melakukan pemantauan. Selanjutnya pada Selasa pagi sekira pukul 06.00 WIB di antara perairan Selat Morong dan Tanjung Jering tim patroli laut melihat sebuah speedboat yang bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah luar daerah pabean Indonesia menuju perairan Tanjung Jering, Rupat.

Tim patroli kemudian melakukan pengejaran. Speedboat tanpa nama tersebut berusaha kabur dari kejaran. Petugas pun melakukan upaya tembakan peringatan, namun speedboat itu tetap berusaha kabur sehingga dilakukan pengejaran tanpa henti.

Sesampainya di perairan Tanjung Jering sekitar pukul 06.30 WIB, Tim Penindakan dan Penyidikan BC Dumai beserta Pomal dan Satpolair Dumai berhasil menghentikan speedboat itu dan melakukan penegahan.

Petugas lantas melakukan pemeriksaan kapal dan mendapati satu tas yang berisi barang yang dibungkus lakban plastik sebanyak 29 bungkus. Selanjutnya petugas melakukan uji narkotest atas barang itu. "Hasil laboratorium menyatakan barang bukti tersebut positif narkotika jenis sabu dan ekstasi," sebut Fuad.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Fuad menyebutkan, barang bukti beserta tersangka dibawa ke Kantor BC Dumai. Menurutnya, tersangka diduga melanggar Pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.
Penindakan atas upaya penyelundupan narkoba ini, kata Fuad, dapat menyelamatkan anak bangsa 158.250 jiwa dari penyalahgunaan sabu dan ekstasi.

"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti kami serahterimakan ke Polres Dumai," jelas Fuad.

Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus narkoba di Riau. Sebelumnya, Polres Kota Pekanbaru dan jajaran juga menyita 14.449.27 Kg sabu asal Malaysia yang masuk melalui Dumai. Barang haram itu dibawa oleh tiga orang kurir berinisial S, B dan R. (hr/hrc)




 
Berita Lainnya :
  • Kasus pencabulan Ditahan di Polsek Tandun, Pelapor Ikut Ditahan
  • Keberadaan Istana Peraduan di Kabupaten Siak, Menjadi Daya Tarik Wisata Baru
  • Dihadiri Bupati Kampar, Launching Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif Melalui Kukerta UNRI
  • Anies Baswedan, Pelonggaran Jangan Dimanfaatkan Untuk Acara Buka Bersama.
  • Mengawali Ramadhan, TNI Dan Polri Melaksanakan Sahur Bareng Dengan Masyarakat Setempat.
  • Tidak Lagi Membahas Demokrat, Moeldoko Tertarik Membahas Pencegahan Korupsi.
  • Ketua KPK, Ada 1.552 Orang Ditangkap Karena Kasus Korupsi.
  • Untuk Masyarakat Riau, Menteri LHK Bawa Program Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi
  • Selama Ramadhan, Gubri: Daerah Melaksanakan PPKM Dianjurkan Tidak Berjamaah di Masjid
  • Rapat Paripurna, Bupati Siak Alfedri sampaikan Laporan Keterangan LKPj Kepala Daerah Tahun 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved