www.hebatriau.com www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Senjata Makan Tuan? Pernyataan ‘Kebenaran Akan Menemukan Jalannya’ Kini Menghantui Abdul Wahid
Kamis, 11/06/2026 - 10:41:10 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU – Kalimat “kebenaran akan menemukan jalannya” selama ini berulang kali disampaikan oleh Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, kepada publik di tengah proses hukum yang menjeratnya dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Dinas PUPR Riau. Pernyataan itu bahkan sempat menjadi narasi utama yang dibangun untuk meyakinkan masyarakat bahwa fakta sesungguhnya pada akhirnya akan terungkap di persidangan, Kamis (11/06/2026).

Namun, seiring bergulirnya proses persidangan dan terbukanya sejumlah fakta baru di ruang sidang, kalimat tersebut kini justru memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat Riau.

Apakah ketika jalan kebenaran itu mulai terbuka, kebenaran tersebut masih mau diakui?

Pertanyaan itu menguat setelah kesaksian yang disampaikan Dani Nursalam, sosok yang selama ini dikenal sebagai orang dekat sekaligus tenaga ahli gubernur. Dalam persidangan, Dani tidak tampil sebagai pihak luar, bukan lawan politik, dan bukan pula orang yang tidak memahami dinamika internal pemerintahan. Sebaliknya, ia merupakan bagian dari lingkaran yang selama ini berada dekat dengan pusat pengambilan keputusan.

Di hadapan majelis hakim, Dani mengaku memilih menyampaikan apa yang diketahuinya setelah melakukan muhasabah selama tiga hari. Ia menegaskan tidak ingin lagi "pasang badan" dan memilih memberikan keterangan sesuai fakta yang diketahuinya.

Kesaksian tersebut menjadi sorotan karena berasal dari orang yang selama ini berada di dalam sistem itu sendiri.

Dalam keterangannya, Dani mengungkap adanya informasi yang pernah ia terima terkait rencana penyerahan dana sebesar Rp 1 miliar yang disebut berasal dari lingkungan PUPR. Informasi tersebut, menurutnya, pernah disampaikan kepada Abdul Wahid.

Meski demikian, dalam berbagai kesempatan persidangan, Abdul Wahid tetap menyatakan tidak mengetahui dan tidak terlibat sebagaimana yang disampaikan sejumlah saksi.

Jika satu atau dua saksi memberikan keterangan yang berbeda, mungkin masih dapat dipandang sebagai perbedaan persepsi. Namun ketika keterangan serupa muncul dari banyak pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan perkara, masyarakat mulai mempertanyakan di mana letak kebenaran yang selama ini diyakini akan menemukan jalannya.

Apalagi, keterangan yang muncul bukan berasal dari figur yang tidak dikenal atau pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu. Sebagian besar justru berasal dari orang-orang yang pernah bekerja, berinteraksi, dan berada dalam lingkaran kekuasaan yang sama.

Jika puluhan saksi dianggap tidak benar, lalu siapa yang harus dipercaya? Jika orang-orang yang selama ini berada di lingkaran terdekat dianggap keliru, maka ukuran kebenaran seperti apa yang sesungguhnya sedang digunakan?

Persidangan tentu bukan arena untuk membentuk opini, melainkan ruang untuk menguji fakta dan alat bukti secara hukum. Namun fakta persidangan yang terus terungkap tidak dapat diabaikan begitu saja karena pada akhirnya akan menjadi bahan pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan.

Pernyataan "kebenaran akan menemukan jalannya" yang dahulu menjadi tameng moral kini perlahan berubah menjadi cermin yang memantulkan kembali seluruh fakta yang muncul di persidangan.

Karena itu, yang menjadi perhatian publik hari ini bukan lagi apakah kebenaran akan menemukan jalannya atau tidak. Jalan itu tampaknya memang sedang terbuka sedikit demi sedikit melalui kesaksian, dokumen, dan fakta-fakta yang diungkap di ruang sidang.

Dan apabila pada akhirnya arah tersebut menunjuk kepada pihak yang selama ini paling lantang menggaungkan kalimat “kebenaran akan menemukan jalannya”, apakah kebenaran itu akan diterima dengan lapang, atau justru dibantah ketika tidak lagi sejalan dengan narasi yang dibangun sejak awal?

Sebab dalam perkara hukum, terutama perkara korupsi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, kebenaran bukan ditentukan oleh siapa yang paling keras berbicara. Kebenaran ditentukan oleh fakta yang terungkap di persidangan dan penilaian hakim berdasarkan alat bukti yang sah menurut hukum.

Dan bila benar kebenaran akan menemukan jalannya, maka proses persidangan inilah yang pada akhirnya akan menunjukkan ke mana jalan itu bermuara.***

 




 
Berita Lainnya :
  • Kawal Kepulangan Jemaah Haji, Pemko Pekanbaru Siagakan 10 Tim Medis di Bandara SSK II
  • Bangun Budaya Gotong Royong, Walikota Pekanbaru Ajak Warga Mandiri Jaga Kebersihan
  • Wawako Markarius Anwar Tegaskan Tidak Ada Toleransi Praktik Titipan di SPMB Pekanbaru
  • Walikota Agung Nugroho: ASN Digaji dari Pajak Masyarakat, Harus Jadi Contoh Taat Pajak
  • Prioritaskan Keselamatan Warga, Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran Perbaikan Jalan Rusak
  • Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Penertiban Galian C
  • Pemko Pekanbaru Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
  • Mobil Pangan Keliling Pak AMAN Diserbu Warga Tanjung Rhu, Stok Pangan Ludes Kurang dari Satu Jam
  • Wawako Lantik 42 Pejabat di Lingkungan Pemko Pekanbaru
  • Penanggulangan Banjir di Pekanbaru: Daerah Rawan Dipetakan, Pembenahan Saluran Difokuskan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Pasca Kejadian yang Menimpa Mahasiswa Papua di Surabaya
    Gejolak Yang Terjadi di Papua, Tak Goyahkan Kedamaian Merauke
    2 Masyarakat Jangan Sembarang Unggah Data KTP-el dan KK di Internet
    3 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    4 Pelaksanaan Pelantikan Pejabat Kepala Desa Bantan Tua Oleh Camat Bantan
    5 HEBAT ! Ini 31 Nama Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau 2024
    6 Hebat…!!! Anggota Komisi A DPRD Nisel, Tantang Tim Terpadu Pemda Nisel Observasi ke Seluruh Desa
    7 Bocah 9 tahun ungkap detik-detik pendeta Melinda Zidemi diperkosa dan dibunuh dalam kondisi telanjang
    8 Ini Kriteria Paslon Gubernur Riau yang Layak Menurut Praktisi Hukum Dr. Martin Purba
    9 Kaki dan Kendaraan Korban Longsor Hilimo’awoni Desa Lahemo Kecamatan Gido Kabupaten Nias, Belum Ditemukan
    10 TNI - Polri Lakukan Penambahan Prajurit Untuk Satgas PPKM Mikro Di Kabupaten Pati
     
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2025 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved