www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Ini Penjelasan Petugas PPKM Padang,Viral Vidio Mantan Anggota DPRD Tapteng Sumut
Minggu, 18/07/2021 - 11:20:22 WIB
Foto : Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Awaluddin Rao mengaku matanya Tertusuk Pena

Hebatriau.com | PADANG -- Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Awaluddin Rao mengaku matanya ditusuk dengan pena oleh petugas Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Lubuk Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumbar, Jumat malam (16/7/2021). 

Hal itu diungkapkan Awaluddin Rao, dalam sebuah video yang viral di media sosial (Medsos). Dalam video itu, Awaluddin Rao terlihat berlumuran darah di wajahnya dan mengaku matanya ditusuk pena sehingga buta. "Saya didorong pak, saya memegang pena akhirnya tertusuk. Mata saya sudah buta pak," kata Rao dalam video itu dikutip dari media Minggu (19/7).

Dalam video itu, Rao mengaku sudah melapor ke petugas untuk melihat truknya yang terbalik di Solok dan akan kembali lagi ke Padang. Hanya saja Rao tidak mengetahui kepada siapa dia melapor.

Video yang viral di Medsos tersebut, kemudian mendapat tanggapan dari kepolisian. Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyatakan Awaluddin Rao, bersama sopirnya nekat menerobos Pos PPKM Darurat di perbatasan Padang-Kabupaten Solok, Jumat (16/7/2021) malam. Menurut Satake, Awaluddin Rao bersama sopirnya, Hendra Sihaholo, dicegat petugas dan diminta menunjukkan sertifikat vaksin dan surat keterangan tes cepat antigen. 

"Awaluddin Rao tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut sehingga terjadi cekcok dengan petugas," ujarnya

Kapolsek Lubuk Kilangan Padang AKP Lija Nesmon yang dihubungi awak media Sabtu (17/7/2021), karena namanya disebut dalam video itu, menyatakan petugas meminta Rao menunjukkan pelakunya, tetapi ia tak bisa melakukannya. Bukannya memberi penjelasan kepada petugas, Rao justru membuat video dan mengaku berlumuran darah karena ditusuk petugas penyekatan.

"Awalnya, Rao meminta sopirnya membuat video itu, tapi Hendra terlihat agak keberatan. Rao pun menampar sopirnya itu. Dia datang dari arah Solok menuju Padang. Kita minta dokumennya, tapi tidak bisa. Kemudian kita minta putar balik, namun dia menolak sehingga terjadi cekcok," kata 

Menurut Lija, tiba-tiba pelipis Rao berdarah. Namun, ia tak mengetahui dari mana asal darah tersebut.

"Kita suruh dia balik ke mobilnya, kemudian dia balik lagi dengan wajah berdarah. Katanya matanya ditusuk pena oleh petugas," kata Lija yang kebetulan ikut dalam operasi penyekatan itu. Tidak Buta

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Lija Nesmon mengatakan karena kasihan akhirnya dirinya mengantarkan Rao ke klinik kesehatan Semen Padang. Setelah diperiksa ternyata hanya pelipisnya yang berdarah bukan matanya.

"Bukan buta, tapi pelipisnya saja yang berdarah. Video yang beredar itu disebutkan seolah-olah buta, padahal tidak," kata Lija.

Lija mengaku tidak mengetahui kenapa Rao berdarah di pelipisnya. Ketika ditanya siapa yang mendorongnya, Rao mengaku tidak mengetahui.

ALSO READ :KSPI Minta Perpanjangan Pelaksanaan PPKM Darurat Diikuti dengan Pelindungan Hak-Hak Buruh
"Kita minta dia memberitahu siapa yang mendorongnya sehingga pelipisnya berdarah, tapi dia tidak bisa kasih tau," kata Lija.

Soal video yang viral, Lija sangat menyayangkan hal itu karena saat sudah damai dan tidak memperpanjang urusannya.

"Ini yang sangat kita sayangkan videonya viral seolah-olah dia buta. Ini bisa diproses karena menyebarkan berita tidak benar. Rao mengaku dia mengirimkan ke temannya," kata Lija. Lija menyebutkan alasan Rao sebelum cekcok dinilai mengada-ada.

"Dia bilang melihat truknya terbalik, tapi ketika telusuri tidak ada truk yang terbalik. Awalnya mengaku sudah izin sama petugas, tapi ditanya petugasnya tidak tahu," kata Lija. (SHI Group/ Fahrin W)

Sumber: Bid Humas Polda Sumbar, video Medsos



 
Berita Lainnya :
  • Bupati Pelalawan Ingatkan Seluruh PKS Yang Beroperasi Di Kabupaten Pelalawan Agar Tidak Ada Pemegang DO
  • Ombudsman Tindaklanjut Laporan Warga Ganti Rugi Lahan, Sebut Pemda Rohul, Sudah Proses Sesuai Aturan
  • Meski Terik Matahari, Semangat Goro TNI dan Masyarakat Perbaikan Jembatan Rusak di Perbatasan RI-Malaysia
  • Tunjukkan Indonesia-mu Yang Beragam, Dari Keberagaman, Akan Melahirkan Pemahaman
  • Polda Jateng Akhirnya Menangkap Dua Terduga Provokator Aksi Demo Serentak 24 Juli 2021
  • Surat Edaran Wako Pekanbaru, Mulai 26 Juli Pusat Perbelanjaan Tutup       
  • Penampakan Desain Kantor Bupati Nias Utara Sumut di Medsos, Warga Net Ada  Mengkritik dan Memuji
  • Beredar Tagar #BongkarBiangRusuh, Isi Chat WA Provokator Aksi 24 Juli 2021, Diminta Polisi Tangkap.
  • Wakil Bupati Siak Husni Merza, Menerima Kunjungan Silaturahmi Dari Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MAS)
  • Tindaklanjut Arahan Bupati Rohul Cegah Covid 19, PTPN V Dukung Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 TNI - Polri Lakukan Penambahan Prajurit Untuk Satgas PPKM Mikro Di Kabupaten Pati
    2 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    5 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    6 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved