www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Tidak Lagi Membahas Demokrat, Moeldoko Tertarik Membahas Pencegahan Korupsi.
Selasa, 13/04/2021 - 11:36:39 WIB

hebatriau.com, JAKARTA - Sejak Kemenkumham mengumumkan menolak pendaftaran kubunya, Moeldoko belum pernah bicara lagi soal kisruh Partai Demokrat . Pernyataan terakhir Moeldoko terkait Demokrat dibuatnya melalui video, satu atau dua hari menjelang pengumuman pemerintah.

Bahkan ketika wartawan mencoba menanyakan isu Demokrat, kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu enggan meresponsnya dengan dalih tidak bicara urusan politik di kantor KSP.

Hari ini Selasa (13/4/2021), Moeldoko membuat pernyataaan, tetapi lagi-lagi bukan soal Demokrat. Moeldoko bicara soal sistem pencegahan korupsi. Menurut dia pencegahan semakin diperkuat sehingga siapapun pasti disikat jika nekat.

“Sistem pencegahan korupsi sudah semakin kita perkuat dari hulu ke hilir. Jadi bagi siapapun yang masih nekat pasti akan disikat tanpa pandang bulu,” katanya dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi 2021-2022.

Moeldoko mengungkapkan hal-hal berkaitan dengan pencegahan korupsi selalu disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat.

“Saya ingin mengingatkan arahan bapak presiden yang sering disampaikan saat rapat terbatas kabinet yaitu untuk menciptakan sistem yang menutup celah korupsi, jangan korupsi apapun atas hak rakyat, jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan mau disuap, serta jangan melakukan pungli. (Ini) karena pada dasarnya dan pada akhirnya yang menjadi korban adalah rakyat.

Dan kalimat ini seringkali diulang-ulang oleh bapak presiden untuk itu harus menjadi perhatian kita semuanya,” paparnya.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah meluncurkan strategi nasional (stranas) pencegahan korupsi sebagai komitmen kuat pemerintah bersama-sama dengan KPK untuk menciptakan pemberantasan korupsi yang sistemik, kolaboratif, dan berdampak nyata.

“Stranas juga merupakan kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang menjadi acuan dan panduan bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk bergerak korupsi,” ungkapnya.


Sumber : SindoNews



 
Berita Lainnya :
  • Gubernur Riau: Akan Dibentuk Tim Terpadu Untuk Pengawasan Pembangunan Tol Riau - Sumbar
  • Seratus Hari Kerja Kapolri, 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice
  • Danrem 045/Gaya Halal Bihalal Dengan Prajurit dan PNS
  • Wujudkan Pelalawan Maju, Ini Arahan Bupati H.Zukri
  • Kegiatan Perdana Bupati Pelalawan, Adakan Coffee Morning Bersama Kepala OPD
  • Akhir Mei 2021 Akan Segera Dimulai Seleksi CPNS
  • Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Pusat Perbelanjaan dan Tempat Wisata Hanya Dibolehkan 50% Dari Kapasitas
  • Kasus Antigen Bekas, Menteri BUMN Erick Thohir Turun Tangan Pecat Semua Direksi Kimia Farma
  • Antisipasi Migrasi COVID-19, Kapolresta Pekanbaru Imbau Masyarakat Kurangi Mobilitas Diluar Rumah
  • Polres Kampar Tingkatkan Pengawasan dan Pendisiplinan Prokes Ditempat Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    3 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved