www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Bapak legenda yang masih eksis di Indonesia
Sosok JK Akan Sulit Ditemui, Kapolri Cerita Pernah Dibela Saat Tangani Konflik Poso
Sabtu, 19/10/2019 - 17:11:22 WIB

JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku sangat mengagumi sosok Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jenderal Tito menyebut sosok JK akan sulit ditemui di waktu yang lama.

“Bagi saya, dari hati yang paling dalam dan tulus ikhlas, bapak role model saya,” kata Tito di hadapan JK dalam acara upacara Pengantar Purnatugas Wapres Jusuf Kalla di Auditorium PTIK-STIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Kapolri mengungkap mengapa JK menjadi panutannya. Menurut Jenderal bintang empat ini, JK punya dedikasi yang tinggi untuk bangsa Indonesia sejak era Presiden Soeharto.

Perlu diketahui rekan-rekan kepolisian, kenapa Bapak role model saya. Bapak legenda yang masih eksis di Indonesia. Kita perlu waktu berpuluh tahun atau waktu mendatang yang cukup lama untuk menemukan sosok yang setara Pak Jusuf Kalla,” ungkap Jenderal Tito.

“Beliau pengusaha yang sukses, dari lokal beranjak jadi konglomerasi. Memiliki jaringan bisnis di berbagai bidang dan sukses dan bersih. Beliau juga politisi, tidak main-main, menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Beliau adalah tokoh senior di Golkar yang sangat dihormati,” sambung dia.

Kapolri kemudian mengungkap pernah dibela oleh JK saat menangani konflik sosial di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang riskan dituding melanggar hak asasi manusia (HAM). Jenderal Tito menuturkan saat konflik pecah, kontak senjata terjadi sekitar kurang lebih 1,5 tahun di wilayah Tanah Runtuh dan sebanyak 16 orang tewas.

“Saat saya dan Pak Idham (Kabareskrim Komjen Idham Azis) menangani konflik Poso, terjadi kontak senjata hampir lebih kurang 1,5 tahun yang berpusat di Tanah Runtuh. Saat itu 16 orang tertembak, tentu akan jadi isu pelanggaran HAM dan rata-rata para petinggi menyalahkan” kata Kapolri.

Kala itu, Kapolri berkesempatan melaporkan kejadian di Poso kepada Jusuf Kalla yang menjabat sebagai Menko Kesra. Tak seperti pejabat lainnya, Jusuf Kalla justru memberikan pembelaan.

“Ketika menghadap Bapak (JK), pertanyaan Bapak hanya singkat saja, ‘Apakah yang meninggal dunia itu membawa senjata?’. (Tito menjawab) ‘ya’, kami bisa buktikan bawa senjata, kami menyita 300 senjata dan 40 ribu butir peluru’,” ucap Kapolri menggambarkan percakapannya dengan JK saat itu.

Setelah mendengar jawabannya, tambah Jenderal Tito, JK menekankan langkah-langkah yang dilakukan kepolisian adalah benar. JK, kata Kapolri, juga berhasil mencairkan suasana konflik Poso dengan membuka dialog antar tokoh masyarakat dan mendirikan rumah ibadah bagi umat Muslim serta sekolah pendeta bagi Protestan.

“Jawaban Bapak sangat singkat, ‘Kalian benar, di negara ini tidak ada yang boleh pegang senjata selain TNI dan Polri, saya akan back up’, itu rasanya membesarkan hati,” ujar Jenderal Tito.

“Dan bukan hanya itu, Bapak datang ke Poso, kumpulkan tokoh-tokoh masyarakat Palu dari dua komunitas, memberikan penjelasan dan mereka bisa memahami, suasana jadi kendor. Bapak mendirikan pesantren setara Gontor di Poso Pesisir dan sekolah teologi,” pungkas dia.

JK akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wakil Presiden RI selama 10 tahun pada 19 Oktober 2019. Esok harinya, Jokowi – Ma’ruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019 – 2024.***



 
Berita Lainnya :
  • Rica Ibu 3 Anak Curi Buah Sawit untuk Beli Beras Divonis 7 Hari Penjara, Ia Juga Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan
  • Babinsa TNI di Rohul Sosialisasi New Normal ke Warga, Mari Tetap Pakai Masker
  • Penyaluran BLT DD Covid-19 Dinilai Langgar Aturan, Kades Sangkir Indah : Ini Demi Kemanusiaan dan Ada Kesepakatan
  • Aktivitas Mobil Tronton Angkut Material Galian C Dari Rohul Main Malam, Hulubalang LAMR Ujungbatu Resahkan Warga, Minta Penegakkan Hukum
  • PN Rohul Lanjukan Sidang Perdata Lahan Ekstransmigrasi Diduga Dikuasai PT Torganda, Saksi Ahli Penggugat Ungkap Fakta Sesuai di Peta
  • Polsek Rambah Tangkap Lelaki 54 Tahun Ini, Diduga Cabul Anak SD Kelas Dua
  • Anak Pekerja di PT EDI Siswa SMP di Rohul, Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Dirumahnya
  • Ribuan Tandatangan Masyarakat Tolak Diperpanjang Izin HGU PT SJI Nusa Coy Kota Lama, DPRD Rohul Ingatkan Pemerintah Daerah
  • Warga Kota Jambi akan Didenda Rp 50 Ribu Jika Tidak Gunakan Masker di Tempat Umum
  • Akibat ada gudang ban terbakar jalur pantura kudus tersendat
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    7 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    8 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    9 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved