www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Pengembangan Kawasan Industri Tenayan, Pemko Pekanbaru Masih Butuh Dana Rp1,8 Triliun
Jumat, 24/01/2020 - 10:03:49 WIB

PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih butuh dana sebesar Rp1,8 triliun untuk pengembangan Kawasan Industri Tenayan (KIT). Dana itu untuk menyiapkan infrastruktur dasar.

Seperti diketahui, KIT bakal dikelola PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP). BUMD tersebut nantinya mempermudah kerjasama bussiness to bussiness dengan pihak swasta.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menilai PT SPP sebagai instrumen bisnis dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Kata dia, pemerintah mengoptimalkan peran dari PT SPP untuk ikut dalam pengembangan KIT.

"PT SPP punya ruang lingkup usaha pengelolaan kawasan industri. Sedangkan dua BUMD lainnya yakni BPR Pekanbaru dan PDAM Tirta Siak tidak punya kriteria mengelola kawasan industri," jelasnya.

"Jadi kita mendorong PT SPP bisa menggaet pihak swasta lainnya untuk bisa ikut dalam pengembangan KIT," tambahnya.

Pemko Pekanbaru mengaku sudah mempersiapkan dokumen tentang pengembangan kawasan industri. Persiapannya dari rentang tahun 2013 hingga 2017. "Kita siapkan dokumen untuk pengembangan kawasan industri," jelasnya.

Kawasan industri di Pekanbaru sudah diharapkan kehadirannya sejak tahun 1993 lalu. Ada kawasan industri dalam Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Kota Pekanbaru.

"Kawasannya ditetapkan di Tenayan Raya pada tahun 1999. Proses pembebasan lahan berlangsung pada tahun 2001 hingga tahun 2004," jelasnya.

Lanjutnya, luas lahan yang dibebaskan mencapai 306 hektare. Pemerintah Provinsi Riau pun membangun akses jalan yang kini menjadi outer ringroad atau lingkar luar Pekanbaru. Proses pembangunannya pada tahun 2008. PLTU pun berdiri dua tahun setelahnya yakni tahun 2010 lalu.

Kawasan PLTU ini berada di dalam lahan kawasan industri yang sudah dibebaskan. PLTU menempati 40 hektare dari ratusan hektare lahan yang ada di kawasan itu.

"Saat ini masih ada 266 hektar. Lahan ini yang dikembangkan menjadi KIT," jelasnya dikutip dari mediacenterriau.*



 
Berita Lainnya :
  • Wawako Pekanbaru Harap Danau Kayangan Bisa Jadi Primadona Destinasi Wisata
  • Amankan Aset, Pemko Pekanbaru Anggarkan Rp 65 Juta Untuk Sertifikasi Tanah
  • Korem 045 Gaya Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers Bangka Belitung
  • Gedung DPRD Riau Tahun Ini Akan Dipasang Eskalator
  • Inbound Strategi Jadi Cara Kemenparekraf Tingkatkan Daya Saing Pariwisata
  • Farewell Parade Sambut Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz
  • Menparekraf: Insentif Sektor Pariwisata Respon Wabah Corona Ditetapkan Secepatnya
  • Hendi: Bukan Karena Keringat Saya Saja
  • Kuansing Miliki Potensi Besar Pengembangan Komoditas Bawang Merah, Pemprov Komit Support
  • Sektor Pariwisata Provinsi Riau Dihimpun Oleh Tim Analisa Media Dan Hubungan Pers Dispar Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved