www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Jaga KIP Dari Pemohon Informasi Yang Tidak Beritikad Baik, KI Riau dan BPK Adakan Pertemuan Tertutup
Sabtu, 08/02/2020 - 09:56:40 WIB
mediacenterriau.go.id

PEKANBARU -- Komisioner Komisi Informasi (KI) Riau mengadakan pertemuan tertutup dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau, Jumat (7/2/2020) di Pekanbaru.

Dalam pertemuan selama dua jam itu, KI dan BPK Riau, membahas berbagai persoalan keterbukaan informasi dan transparansi.

Ketua Komisi Informasi (KI) Riau Zufra Irwan,SE kepada media usai pertemuan di ruangan Lebah Bergayut Kantor BPK-RI Perwakilan Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru, menjelaskan, inti dari pertemuan tertutup itu kedua belah pihak sepakat membangun sinergi dan menyamakan visi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui transparansi.

"Intinya seperti itu. Pertemuan kita berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan menarik. Tentunya bagi kami dari Komisi Informasi dan BPK-RI Perwakilan Riau ini sangat bermanfaat dalam bidang tugas masing-masing," kata Zufra Irwan.

Kedatangan rombongan KI Riau langsung disambut Kepala Perwakilan Riau BPK-RI Thomas Ipoeng Andjar Wasita S.E., M.M. didampingi Kepala sub Auditorat Riau I Nelson Humiras Halomoan Siregar, Handrias Hartomo (Kasubaud Riau II), Tulus Budhisatria Rikit (Kasubbag Humas dan TU) dan Kepala Sekretariat Perwakilan Walujo.

Zufra Irwan datang didampingi Wakil Ketua KI Riau Tatang Yudiansyah, komisioner Jhonny Setiawan Mundung dan Hasnah Gazali serta Sekretaris KI Lily Irianti.

Dijelaskan Zufra, BPK-RI sepakat dengan KI Riau bahwa transparansi adalah tahap awal mencegah praktik-praktik korupsi.

"Dan kita juga sepakat dalam menegakkan integritas pejabat publik, itu juga harus dimulai dengan transparansi. Jadi tidak hanya sekedar slogan saja," jelas Zufra.

Thomas Ipoeng juga menegaskan bahwa BPK bukanlah lembaga tertutup. "Kami punya PPID Utama dan juga desk khusus layanan informasi," kata Ipoeng seperti ditirukan Zufra kepada media.

Karena itu pula, sebut Ipoeng, lembaga yang dipimpinnya sepanjang tahun 2019 menerima sebanyak 80 permintaan informasi dari berbagai pihak, baik masyarakat, kalangan pers dan instansi pemerintah.

"Dan Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada satupun perkara sengketa informasi di KI Riau terkait BPK-RI. Kita penuhi permintaan informasi itu sebelum batas waktu yang diamanatkan UU KIP," kata Ketua BPK-RI Perwakilan Riau.

Hanya saja, Ipoeng kepada Komisioner KI Riau, menyatakan memang tidak semua informasi yang diminta itu dapat diberikan. Seperti informasi terkait penyelidikan yang dilakukan BPK. "Sesuai UU itu kan sudah masuk dalam informasi yang dirahasiakan atau dikecualikan," ujar Zufra mengutip penjelasan Kepala BPK.

Sementara terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), kata Ipoeng, merupakan informasi publik setelah diserahkan kepada DPRD. "Hanya saja karena dalam LHP tersebut juga ada sejumlah rekomendasi dari BPK, sebaiknya juga hati-hati dalam mengeksposnya. Jangan sampai temuan-temuan yang ada dalam LHP itu dimanfaatkan atau disalahgunakan untuk merongrong pihak-pihak tertentu," kata Ipoeng mengingatkan.

Karena itu BPK mengajak KI Riau untuk sama-sama menjaga keterbukaan informasi dari para pemohon informasi yang tidak beritikad baik. "Untuk itu pihak BPK-RI meminta kepada Majelis Komisioner agar dalam sidang ajudikasi, mempertajam kegunaan informasi yang dimintakan para pemohon informasi," kata Zufra Irwan.

Selesai diskusi, Ketua KI Riau Zufra Irwan menyerahkan SK Komisi Informasi Riau tahun 2019 kepada Kepala BPK Perwakilan Riau sebagai panduan dalam tata kelola dalam memberikan informasi publik. SK KI Riau itu berisikan tentang tata kelola penggunaan APBD yang wajib diumumkan dan disediakan oleh badan publik di Riau.

Kepala Perwakilan Riau BPK-RI Thomas Ipoeng Andjar Wasita kemudian mengajak Komisioner KI Riau meninjau ruangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan layanan informasi serta kantor pusat layanan informasi yang sedang disiapkan.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Wako Firdaus Targetkan Disdukcapil Layani 2.500 Orang Perhari tahun 2021
  • Terkait RUU Cipta Kerja 'Omnibus Law', Ketua DPRD Banten Tampung Masukan Lintas Sektor
  • Mendagri Tito dan Menpan RB Tjahjo Dijadwalkan Hadir Perayaan HUT ke I MPP Pekanbaru
  • BAZNAS Provinsi Riau Targetkan Pengumpulan Zakat Rp 20 Miliar
  • Pengacara Dul Ketem Katakan Tidak Ada Pernyataan Satupun Saksi Yang Memberatkan Kliennya
  • Sebanyak 21 Anggota DPRD Nias Selatan 2014-2019 Diduga Manipulasi Tagihan Hotel
  • Presiden Jokowi Dukung Upaya Peningkatan Kualitas Peradilan MA
  • Terkait Covid 19, Pemerintah Tidak Akan Tinggalkan Warga Negaranya
  • Bupati Kampar Lantik 31 Kades di Halaman Kantor Bupati
  • Penganggaran Bantuan Pendidikan Tak Lagi Lalui Hibah Bansos
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved