www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Giliran PPK UNRI Armia Diperiksa Jaksa, PT. MRC Tidak Mampu Selesaikan Pembangunan
Selasa, 13/08/2019 - 11:49:24 WIB

PEKANBARU, hebatriau.com -- Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali memeriksa Armia terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung B Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Riau (UR), Senin (12/8/2019). Armia merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di proyek tahun 2015 itu.

Armia datang memenuhi panggilan penyidik ke Kantor Kejati Riau, Jalan Arifin Ahmad pukul 09.00 WIB. Armia langsung masuk ke ruang penyidik Pidsus untuk memberikan keterangan.

Tiga jam memberikan keterangan, Armia yang datang mengenakan safari warna dongker keluar ruang penyidik untuk beristirahat makan siang dan menunaikan Salat Zuhur. "Dipanggil terkait rumah sakit Universitas Riau," ujar Armia ketika ditemui di sela-sela istirahat pemeriksaan.

Armia menyebutkan pekerjaan prooyek tidak selesai 100 persen. Menurutnya, proyek hanya terealisasi 57,86 persen dan anggaran yang dicairkan hanya 50 persen.

"Sisanya dihitung uang muka sehingga ada uang muka yang kita kembalikan dengan jaminan yang ada. Itu (jaminan uang muka dan pelaksanaan) yang menyangkut sekarang. Kalau kita kan, sudah ada jaminan, asli, sesuai aturan, kita tarik," jelas Armia.

Armia menjelaskan, pencairan jaminan uang muka terkendala di PT Asuransi Mega Pratama selaku pihak asuransi. Dia menilai ada wanprestasi.

"Ada permintaan dari prinsipal, kan menggugat wanprestasi. Mereka menunggu putusan hukum hasil gugatan itu, tunggu inkrah. Penggugat PT Mawatindo Road Construction selaku rekanan," tutur Armia.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, membenarkan pemeriksaan terhadap Armia. Pemeriksaan terhadap Armia merupakan yang kedua kalinya. "Dipanggil sebagai saksi. Penyidik masih membutuhkan keterangan dari yang bersangkutan," tutur Muspidauan.

Dalam proses penyidikan, penyidik Pidsus telah mengagendakan pemanggilan terhadap saksi-saksi lain. Menurutnya, saksi itu masih sama dengan yang dipanggil saat proses klarifikasi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, penyidik Pidsus telah memeriksa Rektor Unri, Aras Mulyadi selaku Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (SPM) kegiatan pembangunan Gedung B RSP Unri, Desi Ria Sari,  Konsultan Pengawas PT Kuantan Graha Marga, Rumbio Tampubolon.

Wandri Nasution dari PT Mawatindo Road Construction (MRC). Pihak  PT Asuransi Mega Pratama, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), Panitia Lelang ULP Unri dan konsultan pengawas.

Pembangunan gedung B RSP Unri berasal dari APBN tahun 2015 melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan  nilai pagu anggaran yakni Rp50 miliar dan nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) Rp47.864.762.000.

Adapun sistem pengadaannya, dengan cara lelang umum - pascakualifikasi satu file - harga terendah sistem gugur. Dalam pelaksanaan lelang, PT MRC keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan 35 perusahaan lainnya.

Dalam  pengerjaannya PT MRC tidak mampu menyelesaikan pembangunan. Hingga 31 Desember 2015, progres pembangunan 50 persen.***



 
Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Dapat Bantuan Pembangunan Tranportasi dari Luar Negeri, Dewan Berharap Dapat Bermanfaat
  • Resmi Dilantik, Berikut 10 Janji Kampanye Jokowi - KH Ma'ruf Amin Yang Akan Ditagih Rakyat Indonesia
  • Besok, Presiden RI Jokowi Kenalkan Kabinet Kerja Jilid 2
  • Gowes Putra Yudha, Jadi Sarana Kemanunggalan TNI dan Rakyat
  • Hebat ! Aksi Damai di Lamongan Diwarnai Bendera Merah Putih 700 Meter
  • Lapangan Makodam Brawijaya Jadi Ajang Adu Senam Zumba
  • DR. Yuspan Zalukhu, SH.,MH. Dewan Pembina IMO-INDONESIA Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024
  • Sosok JK Akan Sulit Ditemui, Kapolri Cerita Pernah Dibela Saat Tangani Konflik Poso
  • 9 Pimpinan Negara Hadir, Pengamanan Pelantikan Presiden Diperketat
  • Lima Anggota Terpilih BPK Periode 2019-2024 Ucapkan Sumpah Jabatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved