www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Guna Peremajaan Lahan Sawit
Pemerintah Akan Berikan Rp 25 juta/ha Bagi Petani Sawit
Kamis, 26/09/2019 - 07:32:05 WIB

PEKANBARU -- Pemerintah telah menyiapkan dana untuk peremajaan lahan sawit Melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit, petani akan diberikan dana Rp 25 juta per hektare (Ha) untuk peremajaan kebun sawitnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dana tersebut digulirkan untuk petani dengan lahan maksimal 4 Ha. Selain itu, program ini juga dikhususkan untuk lahan sawit berusia di atas 25 tahun, atau belum 25 tahun namun ada kesalahan dalam penanaman bibitnya.

"Peremajaan itu dilakukan untuk membiayai maksimum 4 Ha. Kalau ada 6 Ha, yang dibayar 4 Ha saja. Itu ada dana Rp 25 juta per Ha diberikan melalui BPDP kepada petani yang ikut peremajaan. Kalau dia punya kebun di atas 25 tahun, atau belum 25 tahun tapi bibitnya salah, sehingga produktivitasnya rendah sekali," terang Darmin dikutip dari Detik.

Darmin menegaskan, Rp 25 juta itu akan dipakai untuk penebangan pohon tua atau tidak produktif. Setelah itu, petani harus membersihkan lahan dan menanam bibit yang bersertifikat. Sehingga, petani tersebut bisa menghasilkan 9-10 ton kelapa sawit per Ha dan dapat dibeli oleh BPDP Kelapa Sawit.

"Sehingga tidak ada cerita setelah ditanam, berbuah hanya 2 ton per hektare per tahun. Saat ini dengan bibit bagus bisa 9-10 ton per hektare, sehingga hasilnya akan dibeli oleh BPDP," ujar dia.

Darmin mengatakan, hingga saat ini sudah ada 84.000 Ha lahan sawit yang siap diremajakan mulai pekan depan. Lahan tersebut sudah masuk verifikasi BPDP Kelapa Sawit.

"Kalau sudah masuk verifikasi, dia akan buka rekening dan BPDP akan kirim uang Rp 25 juta/Ha. Saat ini dari 84.000 Ha, sudah 43% sudah disalurkan. Jadi kami tidak benar-benar tunggu. Mulai minggu depan kami siapkan agar peremajaan itu jalan continue saja. Tapi sekarang baru berani Sumatera Utara karena sudah jelas mulai hujan," ucap Darmin.

Darmin mengatakan, peremajaan lahan sawit ini dilakukan secara bertahap agar bisa terkendali.

"Kami terus lakukan per daerah, kami tidak berani langsung semua daerah, nanti tidak terkontrol, "pungkasnya.*elv/red





 
Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Dapat Bantuan Pembangunan Tranportasi dari Luar Negeri, Dewan Berharap Dapat Bermanfaat
  • Resmi Dilantik, Berikut 10 Janji Kampanye Jokowi - KH Ma'ruf Amin Yang Akan Ditagih Rakyat Indonesia
  • Besok, Presiden RI Jokowi Kenalkan Kabinet Kerja Jilid 2
  • Gowes Putra Yudha, Jadi Sarana Kemanunggalan TNI dan Rakyat
  • Hebat ! Aksi Damai di Lamongan Diwarnai Bendera Merah Putih 700 Meter
  • Lapangan Makodam Brawijaya Jadi Ajang Adu Senam Zumba
  • DR. Yuspan Zalukhu, SH.,MH. Dewan Pembina IMO-INDONESIA Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024
  • Sosok JK Akan Sulit Ditemui, Kapolri Cerita Pernah Dibela Saat Tangani Konflik Poso
  • 9 Pimpinan Negara Hadir, Pengamanan Pelantikan Presiden Diperketat
  • Lima Anggota Terpilih BPK Periode 2019-2024 Ucapkan Sumpah Jabatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved