www.hebatriau.com
www.hebatriau.com
Follow:
 
 
Polri Harus Lebih Berani Dalam Penegakan Hukum Terhadap 27 Orang Tersangka Karhutla di Riau
Selasa, 13/08/2019 - 14:40:59 WIB

PEKANBARU, hebatriau.com -- Sebanyak puluhan Direksi perusahaan perkebunan dan hutan tanaman industri (HTI) di Riau, Selasa (13/8/2019) pagi ini dipanggil untuk mendapatkan pengarahan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di kawasan teknopolitan Pelalawan, Riau.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pertemuan yang juga dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kaban BNPB, Menteri LHK dan kaban BPBD Riau Edwar Sanger, tersebut terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau tanpa henti sejak 2 bulan terakhir.

"Sekarang kami di Teknopolitan Kerinci bersama Kapolri, Panglima TNI, Kaban BNPB dan menteri LHK," kata Edwar Sanger menguatkan informasi tersebut.

Dari sekitar 200 an korporasi kehutanan dan HTI yang dipanggil itu termasuk juga Direksi PT Sumber Sawit Sejahtera (PT SSS) Pelalawan yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus Karhutla. "Iya, kami dipanggil untuk mendapatkan pengarahan oleh Bapak Kapolri besok di Riau," kata Direktur Operasional PT SSS Eben, kepada Berazam.com.

Eben sendiri mengaku pasrah terhadap penetapan korporasinya sebagai tersangka kasus Karhutla di Riau. "Saya akan memberikan semua informasi jika diminta pihak kepolisian, saya akan kooperatif dan siap menghadapi segala kemungkinan yang terburuk termasuk dijadikan sebagai tersangka," kata Eben, melalui sambungan telepon seluler nomor 082170706xxx, Senin (12/8) malam.

Menurut Eben, tersangka belum tentu bersalah atau tidak. Namun, sebagai salah seorang direksi, dia akan mengikuti semua proses hukum yang dilakukan pihak penyidik kepolisian, dalam hal ini Polda Riau.

"Tersangka kan belum pasti atau belum tentu bersalah. Namun sebagai warga negara yang taat hukum saya akan mengikuti semua proses hukum yang berlaku," pungkasnya.

Kembali ke pertemuan Kapolri bersama Panglima TNI dengan korporasi perkebunan dan HTI di Riau, sejauh ini belum diperoleh konfirmasi apakah hari ini juga akan ada penetapan dan pengumuman tersangka baru dari korporasi.

Sampai hari ini berdasarkan ekspos Polda Riau, sebanyak 27 orang telah ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan. Mereka semua berasal dari berbagai daerah di Riau yang diproses sejak awal 2019 hingga Agustus ini. Terakhir, Polda Riau turut menetapkan satu PT SSS (Sumber Sawit Sejahtera), yang juga berlokasi di Pelalawan sebagai tersangka secara korporasi.

Diminta Lebih Berani

Secara terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta Polri untuk lebih berani menegakkan hukum dan menindak pelaku pembakaran hutan dan lahan karena penindakan hukum terhadap pelaku pembakaran dinilai masih belum maksimal.

"Kebakaran hutan dan lahan penyebabnya 99 persen dilakukan manusia. Polri harus lebih berani dalam penegakan hukum," kata Doni melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Doni mengatakan solusi pengendalian kebakaran hutan dan lahan, terutama di provinsi rawan seperti Riau, adalah dengan melaksanakan operasi yang melibatkan pasukan gabungan yang ditempatkan di wilayah yang sering terjadi bencana.

"Pasukan gabungan tersebut bertugas melakukan pencegahan, penggalangan, dan ketertiban. Satuan tugas harus membina dengan menyentuh hati masyarakat agar tidak membakar hutan," tuturnya.

Salah satu upaya lain untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan adalah dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, BNPB memberikan bibit-bibit tanaman yang bernilai ekonomi untuk ditanam oleh masyarakat.

Kepala BNPB bersama Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengunjungi Riau untuk memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau.[red].



Ralat: Barusan kami dapat informasi dari sumber yang layak dipercaya, bahwa pertemuan Kapolri dengan puluhan korporasi batal. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan (lokasi yang terbakar di wilayah Pelalawan).






 
Berita Lainnya :
  • Menteri Erick Thohir Larang Seluruh BUMN Berikan Souvenir dalam RUPS
  • SIMAK ! Sederet Prestasi Polri Sepanjang Tahun 2019
  • Polresta Pekanbaru Kerahkan Seluruh Personil Amankan Natal dan Tahun Baru
  • Sempat Terkendala Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail
  • Berharap Pihak Swasta, Pemprov Riau Butuh Rp 40 M Untuk Renovasi Stadion Rumbai
  • Desa Pujon Kidul Yang Sebelumnya Kurang Produktif, Kini Pendapatan Asli Daerah Capai Rp 1,8 M
  • Hasil Survei Kepuasan EHA, Jamaah Keluhkan Akomodasi Air Bersih
  • Ruang Kita Festival II Hadirkan Berbagai Pagelaran Seni, Budaya dan Kuliner
  • Dana Desa, Senator DPD RI M. Sanusi Rahaningmas Angkat Bicara
  • Kisah Morlan Simanjuntak yang Dizalimi Mendapat Perhatian Serius dari IMO Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 SADIS…!!! Warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Propinsi
    2 Sadis...!!! 2 Orang Korban Penikaman dan Pembacokan di Kota Gunungsitoli masuk RSU Gunungsitoli
    3 Seorang Pria Ditemukan Tewas di Salah Satu Rumah di Desa Umbu Kecamatan Gido
    4 ALAMAK! 4 Oknum PNS dan 2 Jaksa di Selatpanjang Terjaring Razia BNN
    5 Monas Duha Sumbangkan Gajinya ke STIE Nias Selatan
    6 Duh, Stok Elpiji 3 Kg di Pekanbaru Terindikasi Dijual ke Luar Daerah
    7 Operasi Zebra 2017 di Riau Berakhir, Tilang Naik hingga 92 % Dibanding 2016
    8 Wanita Cantik Kekasih Napi Ini Ketahuan Mau Selundupkan Sabu ke Lapas II A Bengkalis
    9 Tohusokhi Lase Desak Polsek Bawolato Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Atas Dirinya
    10 Pemda Nisel Dinilai Gagal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
     
    Follow:
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015 PT. HEBAT RIAU MEDIA, All Rights Reserved